11 TPS di OKU Jauh dan Sulit Dijangkau

0

BATURAJA (fokus-sumsel.com) — Untuk Pemilihan Umum (Pemilu), Pemilihan Legislatif (Pileg) dan Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 mendatang ada 1.243 Tempat Pemungutan Suara (TPS). Dari jumlah tersebut, kata Devisi Program dan Data, Erwin Suharja SH saat dibincangi, Senin (8/10), ada lebih kurang 11 TPS yang dinilai jauh.

“Diantaranya di wilayah Kecamatan Lengkiti, Sosoh Buay Rayab, Ulu Ogan dan Peninjauan. Dikatakan jauh karena letaknya diperbukitan dan talang. Medan menempuhnya pun sulit,” kata Erwin.

11 TPS ini tidak masuk dalam kategori rawan. Namun hanya medan untuk menjangkaunya saja sulit. Mulai dari jarak hingga medan yang sulit dan berbukit.

Erwin menjelaskan, dalam satu TPS pada Pemilu dan Pilpres 2019, maksimal satu TPS ada 300 mata pilih. Tidak boleh lebih dari angka tersebut. Hal ini sesuai dengan PKPU No 11 Tahiun 2018, tentang Pemutahiran Daftar Pemilih dan UU No 7 Tahun 2017 tentang Pemilu.

Disinggung mengapa dibatasi 300 pemilih per TPS, kata Erwin antara lain secara logika Pileg dan Pilpres dilakukan serentak. Pastinya surat suara banyak untuk Pileg saja ada DPR RI, DPRD Prov dan DPRD Kab/kota. Selain itu juga ada kertas suara pemilihan DPD dan Pilpres. “Kertas suara banyak. Secara logika dilakukan agar proses penghitungan berjalan tepat waktu,”  katanya.

Erwin menjelaskan, jumlah DPTHP1 di Kab OKU ada 254.596. Pemilih laki-laki 129.308 dan Pemilih Perempuan 125.188. DPTHP1 ini sifatnya sementara masih bisa berubah. Kemungkinan bertambah atau berkurang masih ada.

“Jumlah DPTHP1 ini kemungkinan berkurang atau bertambah masih ada. Sebab kita pihak KPU masih melakukan pencermatan kembali. Apakah ada pemilih ganda atau tidak,” jelasnya. (ags)