4 Pelaku Begal Ditangkap Polisi

0

PALEMBANG (fokus-sumsel.com) — Sat Reskrim Polsek IT I Palembang, berhasil menangkap empat dari delapan pelaku begal terhadap korban Novanda Klarisa Saputri. Keempat tersangka yang berhasil ditangkap bernama M Okta Alfandi alias Ajay, Erick Wahyudi, RDS dan MR. Dan empat tersangka lainya menjadi DPO.

Salah satu pelaku yakni RDS mengatakan, sebelum mereka membegal korbannya, malam itu ia bersama Aan dan Okta hendak jalan- jalan ke kawasan Tangga Buntung, berbonceng tiga dengan sepeda motor Honda Scoopy.

Tanpa sengaja dijalan, ketiga pelaku bertemulah dengan dua pelaku AL dan DK. Saat AL dan DK mengajak tiga pelaku untuk jalan bareng saja sambil mencari peruntungan dijalan.

Namun sampai di POM bensin Muhammadiyah, kelima pelaku dikeroyok dan salah satu pelaku kena bacok oleh sekelompok pemuda lainnya hingga terluka.

Karena dikeroyok, kelima pelaku langsung lari kearah Jalan Kasnariansyah, untuk meminta pertolongan kepada tiga teman mereka masing masing DD, RZ dan Erick sehingga jumlah mereka menjadi delapan orang.

Lalu kedelapan pelaku mencari kelompok pemuda tersebut dengan berkeliling menggunakan sepeda motor sambil menenteng senjata tajam. “Sampai di Masjid As Saadah, Jalan Letnan Murod ada sekelompok pemuda yang sedang berkumpul kami kira merekalah yang mengeroyok teman kami,” ujar RDS.

Lanjutnya, melihat pelaku datang, korban lari ketakutan sehingga membuang handphone miliknya dan dilihat oleh pelaku M Okta lalu diambil oleh pelaku. “Setelah itu kami lari, namun Okta ditangkap warga di kawasan Kodim sedangkan saya ditangkap oleh polisi keesokan harinya,” katanya.

Sementara itu, Kapolsek Ilir Timur I, Kompol Edi Rahmat Mulyana melalui Kanit Reskrim Ipda Jhony Palapa, mengatakan, pelaku saat membegal korban jumlah pelaku delapan orang namun baru empat pelaku yang ditangkap, empat pelaku lainnya masih DPO.

“Modus yang digunakan pelaku dalam membegal korbannya berpura-pura tawuran. Saat itu korbannya ketakutan sehingga barang berharga handphone milik korban diambil oleh pelaku,” katanya, Senin (20/5).

Dua pelaku yang masih dibawah umur diketahui merupakan residivis dalam kasus penganiayaan dan kasus Curanmor yang pernah menjalani hukuman di Lembaga Pemasyarakatan Anak Pakjo Palembang.

“Dari tangan pelaku polisi mengamankan barang bukti satu unit sepeda motor milik pelaku dan satu unit handphone milik korban, untuk keempat pelaku dikenakan pasal 365 yang ancaman hukuman penjara sembilan tahun penjara,” ucapnya. (yns)