Abdiyanto Ajak Tomas Bangun Narasi Persatuan

0

KAYUAGUNG — Ketua DPC PDIP OKI, Abdiyanto Fikri berharap pada semua pihak untuk menjaga persatuan, tidak mudah terprovokasi, terpengaruh, apalagi terhadap berita-berita di sosial media (sosmed) yang tak jelas sumbernya. Hal ini merespon situasi pasca insiden keresuhan pada aksi 21 – 22 Mei 2019 lalu.

Hasil pemilu sudah berada di jalur yang benar, prosesnya sudah sesuai konstitusi karena sesuai Undang-Undang. Jika ada perselisihan, maka diselesaikan di tingkatan Mahkamah Konstistusi (MK).

“Kubu 02 telah membawa tuntutan mereka ke MK. Untuk itu, kita sebagai masyarakat dan anak bangsa mari bersama-sama mengikuti proses yang sedang berjalan di MK sekarang, dan jangan lupa mendoakan agar apapun hasilnya bisa diterima oleh masyarakat. Begitupun beberapa insiden yang terjadi di aksi 21 dan 22 Mei sudah ditangani pihak berwajib. Latar belakang insiden tersebut sudah jelas dan massa perusuh itu berbeda,” jelas Abdiyanto di kediamannya, Jum’at (31/5) sore.

Mantan calon Bupati OKI tersebut melanjutkan bahwa lebih jelasnya siapa dalang di balik semua ini sedang proses penyelidikan.

Untuk itu, pihaknya meminta masyarakat dapat mendoakan agar permasalahan itu cepat terungkap agar semuanya jelas dan terang benderang. Bahkan, para provokator di lapangan sudah tertangkap dan tinggal mendalami sutradara dari semua peristiwa ini.

Jika semua sudah ada kejelasan, nantinya jangan ada lagi keraguan atau semacam asumsi yang dibangun bahwa pelaku dari kelompak tertentu atau yang selama ini beredar mengarah kepada aparat keamanan.

“Harapan kami pada semua pimpinan partai tanpa terkecuali yang barada di luar lingkaran koalisi 01 yang ada di daerah agar dapat menghimbau semua kadernya untuk mendinginkan suasana dan jangan mengeluarkan statement yang memancing masyarakat terprovokasi. Dengan artian semua politisi yang mempunyai banyak pengikut, mari bersama-sama kita memantau proses persidangan yang ada di MK. Mari kita jaga semangat zero konflik di Sumsel, terutama Kabupaten OKI sehingga suasana tegang yang ada di Ibu kota tidak berdampak di daerah,” tegasnya.

Abdiyanto menegaskan kepada semua tokoh masyarakat, terutama politisi yang duduk di jabatan penting partai masing-masing harus membangun narasi yang adem dan mengarah ke persatuan karena sekarang Pemilu sudah selesai, dan prosesnya tinggal berjalan.

“Kita serahkan di lembaga yang berwenang menanganinya. Maka, sekarang tidak ada lagi 01 atau 02, yang ada 03, yaitu Persatuan Indonesia,” ujarnya. (rel)