Akibat Dendam Kesumat, Warga Kertapati Disiram Air Keras dan Dibacok

0
Korban saat melapor ke Polresta Palembang
Korban saat melapor ke Polresta Palembang

PALEMBANG (fokus-sumsel.com) — Diduga karena dendam lama lantaran pernah dilaporkan ke polisi, Adit (21), warga Lorong Pandawa, Kelurahan Kemang Agung, Kecamatan Kertapati Palembang, nekat menganiaya Rizki Abdul Karim (20), warga Jalan Abikusno, Kelurahan Kertapati, Kecamatan Kertapati Palembang.

Adit menyiram Karim (korban) dengan menggunakan air keras serta langsung membacok di bagian perut dan bawah ketiak sebelah kiri. Akibatnya, Karim mengalami luka bakar di tubuh serta luka bacok dan dilarikan ke RS Bari Palembang.

Setelah dua hari mendapat perawatan, karim ditemani keluarga melaporkan kejadian yang menimpanya ke SPKT Polresta Palembang, Selasa (19/3).

Kepada petugas, Karim mengatakan, kejadian yang dialaminya itu terjadi pada Sabtu (16/3), sekitar pukul 21.00 WIB. Saat itu, ia dan temannya sedang nongkrong di depan Lorong Aroni, Kelurahan Kemang Agung, Kecamatan Kertapati Palembang. Lalu terlapor Adit datang menghampirinya dan langsung menyiramkan air keras ke tubuh korban.

“Saat disiram badan saya terasa panas dan baju saya berasap, langsung saja saya lari. Karena tidak seimbang saya jatuh dan saat itu langsung dibacok sebanyak dua kali di bagian perut dan bawah ketiak. Setelah itu, dia langsung kabur,” jelasnya.

Dikatakannya, terlapor merupakan orang yang dikenal korban. Diduga ia nekat melakukan aksi penyiraman cuka para dan pembacokan terhadap korban karena dendam pernah dilaporkan ‎ke Polsek Kertapati.

“Saya kenal sama dia, dulu dua tahun lalu dia pernah melarikan motor saya, dan saya laporkan ke Polsek Kertapati. Setelah itu, dia menghilang selama dua tahun, kabarnya ke Batam. Nah mungkin dia melakukan itu ke saya karena masih dendam,” ujarnya.

Sementara itu, Kasatreskrim Polresta Palembang, Kompol Yon Edi Winara, membenarkan pihaknya menerima laporan dari korban‎ penganiayaan tersebut.

“Laporan sudah kita terima, menurut keterangan korban, dia kenal dengan pelaku. Pelaku diduga sakit hati karena pernah dilaporkan korban ke Polsek Kertapati,” ujarnya.

Pelaku akan dijerat dengan pasal 351 KUHP tentang penganiayaan berat dan ancamannya 5 tahun penjara. (yns)