Home / Sumsel / Akses Jalan Provinsi Mati Suri

Akses Jalan Provinsi Mati Suri

MUARADUA (fokus-sumsel.com) — Sejak dibangunnya jalan alternatif Simpang Pemkab-Jagaraga oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) OKU Selatan, kini kendaraan yang melintas di Ruas Jalan Provinsi Penghubung ibukota Muaradua sampai Simpang Tiga Jagaraga terlihat sepi.

Sepinya lalu lalang kendaraan ini juga dipicu oleh kondisi jalan yang di sepanjang jalurnya terdapat banyak kerusakan dan berlobang. Hal inilah yang membuat para pelintas malas untuk melewati jalan ini dan lebih memilih untuk lewat di jalan Simpang Pemkab-Jagaraga milik Kabupaten OKU Selatan. Baik itu dari Muaradua menuju Kecamatan Simpang ataupun sebaliknya.

Selain banyak mengalami kerusakan hampir di sepanjang jalan yang ada, kondisi jalur ini juga termasuk sepi dan terbilang cukup gelap khususnya di malam hari karena banyaknya pohon-pohon yang tumbuh tinggi di pinggiran jalan tersebut, terutama dari Desa Tanjung Beringin ke Damarpura Kecamatan Buana Pemaca.

Dayat, salah satu pelintas yang merupakan warga Muaradua mengaku, terpaksa masih menggunakan jalan milik provinsi tersebut karena adanya keperluan. “Sebenarnya malas untuk lewat jalan ini, selain banyak lobang kerusakan jalur ini juga hampir di sepanjang jalan,” keluhnya.

Sementara itu, Andrian warga yang rumahnya berada di jalur jalan Provinsi penghubung kota Muaradua-Simpang Tiga Jagaraga menuturkan, mulai sepinya lalu lalang kendaraan yang melintasi di jalan provinsi ini sudah mulai terlihat sejak dua tahun terakhir.

Hal ini, ucapnya disebabkan para pengendara lebih memilih melalui jalan Simpang Pemkab-Jagaraga yang lebih mulus meski banyak tanjakan, dibanding harus lewat jalan Provinsi, terutama kendaraan kecil. “Inilah yang membuat selain sepi, pelintas di jalur ini juga mulai terasa mati karena sepinya kendaraan yang lewat,” ujarnya.

Terpisah, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kabupaten OKU Selatan, A Farid Effendi ST melalui Kepala Bidang Tata Ruang, Adnan Farizi menyatakan, kemungkinan mulai terlihat sepinya kendaraan yang lewat di jalan Provinsi tersebut lantaran faktor banyaknya kerusakan yang terjadi di sepanjang jalan tersebut. “Coba jika kondisi jalannya bagus dan bisa dilebarkan lagi, saya rasa akan ramai kembali,” tuturnya.

Ditambahkan Adnan, jika jalan provinsi yang ada tersebut diperbaiki, kondisi lalu lintas kendaraan yang ada serta lewat di jalan itu bisa jadi kembali normal seperti dulu, sehingga tidak terkesan mati suri dan terasa sepi seperti yang disebutkan karena sepinya kendaraan yang melintas. (den)

About Deni Saputra

Baca Juga

Menikmati Manisnya Buah Cempedak OKU Selatan

MUARADUA (fokus-sumsel.com) – Buah Cempedak adalah salah satu buah yang banyak diminati masyarakat Indonesia. Selain …