Aparat Gabungan Bersinergi Tertibkan Kafe Bandel di OKI

0

KAYUAGUNG — Guna menjaga kekhusukan umat Islam menjalankan ibadah Ramadhan, maka aparat gabungan di Kabupaten OKI menertibkan kafe bandel yang tetap nekat beroperasi di bulan suci tersebut.

Satpol PP Kabupaten OKI kali ini bersinergi dengan Kodim 0402/OKI, BNNK OKI, Dinas Sosial OKI gelar operasi gabungan penertiban ke lokasi tersebut, Sabtu (25/5) malam.

Setelah ditelusuri ke sejumlah target operasi itu, ternyata memang rata – rata mentaati himbauan disampaikan. Namun ketika petugas merangsek ke sebuah Losmen di kawasan Desa Mulyaguna Kecamatan Teluk Gelam, petugas akhirnya mendapati pasangan bukan suami istri berada dalam 1 kamar.

Pasangan yang diduga mesum itu berinisial M (32), warga Kota Palembang bersama Ag (32), warga Desa Pedamaran 1 Kecamatan Pedamaran OKI, yang dipergoki dalam kamar 04B di losmen tersebut.

Meskipun keduanya mengaku tak lama lagi akan menikah sesudah lebaran, namun pasangan itu terpaksa digiring petugas keluar dan dibawa ke kantor Satpol PP untuk dimintai keterangan.

Tak hanya di losmen itu, di sebuah warung remang – remang milik Murniarti (54) yang berada di kawasan Bunut Teluk Gelam, juga didapati seorang wanita, inisial Y (32), warga Palembang yang tengah asyik duduk di teras warung seakan sedang menunggu pasiennya.

Usai di test urine, meski tak terbukti pengguna narkoba namun karena diduga penjajah seks komersil, “Y” yang sempat menangis sejadi-jadinya dihadapan petugas, akhirnya dengan didampingi pemilik warung, Murniarti (54), juga dibawa ke kantor Satpol PP OKI untuk dimintai keterangan.

Di warung milik Murniarti ini, petugas gabungan juga menyita 6 botol miras terdiri dari 2 botol merek viqour, 1 botol bir merek anker dan 3 botol bir merek guiness. Juga didapati 12 botol bir merek anker dan 21 botol bir merek guiness dari toko Bik Iya berada di Pasar Bunut Teluk Gelam serta 20 botol miras dari Cafe Dalom di Desa Mulyaguna Teluk Gelam Kabupaten OKI.

Sertu TNI Hendri didampingi Sertu TNI Jumhadi, anggota Kodim 0402/OKI dan Koramil 402-10 Kayuagung mengatakan, operasi gabungan penertiban peredaran miras, karaoke, warung remang, toko dan penginapan ini tujuannya tidak lain untuk memberikan efek jera kepada pelanggar yang tidak mematuhi himbaun.

“Sebelumnya sudah diberikan himbauan dan peringatan agar tak beroperasi serta menjual miras selama bulan suci Ramadhan. Jadi kami bersinergi untuk melakukan penertiban dengan adanya kegiatan ini, diharapkan yang lain dapat mematuhi apa yang telah disampaikan,” ujarnya.

Hal senada disampaikan Kasat Pol PP dan Damkar OKI Alexander Bustomi melalui Kabid Penegakan Perda, Syawal Harahap, karena sebelumnya kita sudah berikan himbauan dan peringatan agar cafe – cafe ini tidak beroperasi selama bulan suci Ramadhan 1440 Hijriah, maka kita lakukan tindakan.

“Selain 20 orang personel anggota Satpol PP OKI, kita juga dibantu 10 orang personel dari BNNK OKI, 5 orang dari Dinas Sosial, dan 2 orang anggota Kodim 0402/OKI bersinergi lakukan penertiban ke sejumlah lokasi yang menjadi target operasi kita,” jelasnya. (feb/gan)