Bandar Narkoba Ditembak Mati

0

MARTAPURA (fokus-sumsel.com) — Petugas kepolisian Polres OKU Timur menembak mati TAW (23)  satu dari dua pelaku narkoba yang diduga hendak bertransaksi di wilayah OKU Timur, Kamis (23/11).

Kedua pelaku yakni TAW (23) dan CRP (28) yang merupakan warga asal Kota Baturaja OKU, diringkus saat melintasi dan masuk di wilayah hukum Polres OKU Timur, yang dicurigai membawa barang haram jenis sabu-sabu.

Kapolres OKU Timur, AKBP Erlin Tangjaya melalui Kasatres Narkoba, AKP Dwi Rio Andrian mengatakan, pihaknya melakukan pengejaran setelah adanya informasi dari masyarakat  bahwa telah terjadi transaksi narkoba kemudian dari laporan tersebut di tindak lanjuti.

Lalu saat didapatkan informasi yang akurat terhadap ciri-ciri pelaku kemudian oleh petugas di lapangan dilakukan penghadangan.

“Namun saat dilakukan pengejaran di lapangan kedua orang pelaku yang mengendarai sepeda motor Jenis Yamaha Mio warna hitam putih no.pol BG 3268 XF malah tidak mau berhenti dan mencoba menabrak petugas dengan motor yang digunakan. Saat itu terlihat salah seorang tersangka yang duduk di belakang melempar/membuang satu buah kantong asoy yang terlihat jelas karena ukuran cukup besar berwarna putih dan saat itu anggota langsung melakukan pemeriksaan terhadap isi kantong asoy tersebut,”ungkapnya.

Ternyata, lanjutnya, dalam kantong plastik tersebut didapati barang bukti berupa satu paket yang diduga narkoba jenis sabu dengan berat bruto 112,06 gram dan kedua pelaku langsung tancap gas.

Tak ingin buriannya kabur, selanjutnya petugas tetap melakukan pengejaran dan memberikan tembakan peringatan sebanyak 3 kali namun tetap tidak dihiraukan oleh pelaku dan terjadi kejar-kejaran.

Pada saat kedua pelaku berada di jalan lintas Desa Tanjung Kemala, Kecamatan Martapura dilakukan tembakan terarah kepada pelaku, sehingga pelaku dapat dilumpuhkan dan ternyata pelaku terkena tembakan di bagian pinggang sebelah kanan.

“Satu pelaku TAW yang mengalami luka tembak langsung segera dibawa ke rumah sakit umum daerah Martapura dan dirujuk ke rumah sakit Baturaja. Namun dalam perjalanan tersangka menghembuskan nafas terakhir sedangkan tersangka CRP berikut barang bukti dibawa ke polres guna proses penyidikan lebih lanjut,”pungkasnya. (kie)