Baru 2 Minggu di Palembang, Zunaidi Nekat Jadi Bandit Pecah Kaca Mobil

0

PALEMBANG (fokus-sumsel.com) — Detje (42 tahun), warga Komplek Vila Gardena, Karya Baru Alang-alang Lebar Palembang menjadi korban pencurian pecah kaca mobil, Minggu (19/5), sekitar pukul 10.00 WIB.

Saat itu Detje hendak beribadah di gereja, kemudian memarkirkan mobilnya di Jalan Mayor Ruslan tepatnya di samping Bank Indonesia, Kecamatan IT I Palembang.

“Setelah selesai beribadah saya mau pulang, tiba-tiba kaca mobil saya sudah dalam keadaan pecah dan barang-barang yang ada di mobil telah hilang,” cerita Detje.

Akibat kejadian ini Detje kehilangan satu tas yang berisi uang Rp 1 juta, 1 HP Xiaomi, 1 HP Iphone7, 1 Tablet Samsung dan 3 buku tabungan.

Ia kemudian melapor ke Polresta Palembang. Tak butuh waktu lama, pelaku pencurian tersebut yakni Zunaidi (40), langsung di amankan unit Pidana Umum (Pidum) Polresta Palembang di kawasan Lemabang.

Tanpa perlawanan, Zunaidi pun langsung digiring ke Polresta Palembang untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya.

Saat dimintai keterangan di ruang unit Pidum, Zunaidi mengaku nekat melakukan hal tersebut lantaran tidak memiliki pekerjaan tetap dan baru tiba di kota Palembang.

“Saya baru 2 mingguan di sini, waktu orang tua saya meninggal saya pulang sendirian, namun karena tidak ada biaya saya nekat melakukan aksi ini,” ujar bapak dua anak ini.

Dikatakan pria yang sehari- hari bekerja sebagai buruh bangunan sewaktu di Jakarta ini, hasil curiannya tersebut akan dijualnya untuk memenuhi kebutuhan hidup selama di Palembang.

“Rencananya barang itu mau dijual ke siapa saja yang mau beli, dan uangnya mau dipakai untuk kebutuhan sehari-hari dan makan” katanya.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polresta Palembang, kompol Yon Edi Wianara didampingi Wakasat reskrim Polresta Palembang, AKP Ginanjar Aliya Sukmana membenarkan pihaknya telah berhasil menagkap pelaku.

“Benar, petugas kita telah menangkap pelaku pencurian dan pemeratan (curat) pecah kaca. Selain mengamankan pelaku, petugas juga berhasil mengamankan barang bukti berupa tas, HP serta Tablet milik korban,” pungkasnya. (yns)