Baru Keluar Penjara, Spesialis Jambret Ini Kembali Beraksi

0

# Korban melawan sehingga pelaku ditangkap massa

BATURAJA – Bayu tersangka spesialis jambret berkaki sebelah palsu digiring polisi setelah ditangkap massa karena menjambret seorang ibu rumah tangga pemberani yang memberikan perlawanan, Selasa (6/8) sore.

Kapolres OKU, AKBP NK Widaya a Sulandari, saat dikonfirmasi, Rabu (7/8), menjelaskan, tersangka baru dua minggu menghirup udara bebas dari tahanan. Bahkan kaki kanan tersangka sudah diamputasi setelah ditembak polisi dalam kasus penjambretan tahun 2015 lalu.

Tersangka tergolong penjahat yang sudah sangat meresahkan dengan 30 kali melakukan penjambretan. Namun tidak kapok juga meskipun kakinya sudah diamputasi dan menggunakan kaki palsu masih saja nekad menjambret.

Menurut Kapolres, tersangka yang tercatat sebagai warga Desa Pusar Kecamatan Baturaja Barat ini pada 2015 lalu ditangkap jajaran Polsek Baturaja Timur karena kasus menjambret dengan target korban wanita yang mengendarai sepeda motor di tempat sepi.

Tersangka tercatat lebih dari 30 kali menjambret. Setiap menjalankan aksinya tersangka menggunakan sepeda motor dengan body yang selalu berubah -ubah, mulai warna putih, hitam, biru bahkan warna pink.

Sebelum menjambret korbannya pelaku biasanya membuntuti korbannya hingga berada di tempat sepi barulah tersangka beraksi.

Tersangka menggunakan plat kendaraan palsu di bagian belakang sementara di bagian depan tetap plat asli.

Begitu juga saat menjembret Roliyah pelaku menggunakan sepeda motor Honda beat sudah mengganti plat nomor kendaraannya di bagian belakang menjadi BG 4958 FX, pada hal yang benar dan terpasang di bagian depan BG 4469 FAI.

Sementara menurut penuturan Roliyah (42), pada hari naas itu dia datang mengendarai sepeda motor dari arah Jembatan Ogan 2 menuju SPBU Batukuning untuk mengisi BBM.

Tiba di Jalan Lintas Sumatera depan Karaoke Cip Kelurahan Sukajadi Kecamatan Baturaja Timur seorang pengendara sepeda motor memepet korban dan langsung menarik kalung emas 5 suku yang dipakai korban.

“Kalung saya putus, sebagian masuk kedalam baju sebagian lagi di tangan pelaku, spontan saya menarik jaket pelaku,” terang korban.

Demi mempertahankan kalung emasnya koban tetap memegang jaket pelaku hingga sama-sama terjatuh dari motor.

Warga Kelurahan Sekar Jaya Kecamatan Baturaja Timur ini berteriak minta tolong kemudian warga berdatangan membantu. (kie)