Bawaslu OKU Menangkan Gugatan Partai Nasdem

0

BATURAJA (fokus-sumsel.com) – Sengketa Pemilu, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Nasdem Ogan Komering Ulu (OKU) sebagai pemohon, dengan Komisi Pemuluhan Umum (KPU) Kab OKU, sebagai termohon, akhirnya menemukan titik terang. Sengketa ini diselasaikan melalui Sidang Adjudikasi Penyelesaian Sengketa Proses Pemilu, yang dilakukan Bawaslu Kab OKU.

Sengketa ini berawal dari salah satu bakal calon Anggota DPRD Kab OKU yang didaftarkan Partai Nasdem atas nama Epri Yannedi tidak tercantum oleh KPU Kab OKU dalam Dafar Calon Tetap (DCT) Anggota DPRD OKU sesuai tertuang dalam berita acara KPU Kab OKU No 287/PL/01.4-BA/1601/KPU-Kab/IX/2018 tentang Penetapan DCT Anggota DPRD pada Pemilu 2019. Atas dasar ini lah pemohon mengajukan permohonan penyelesaian sengketa proses pemilu.

Terlihat dari putusan Sidang Adjudikasi Penyelesaian Sengketa Proses Pemilu, Bawaslu OKU, Rabu (10/10), dalam putusanya No : 001/PS/06.13/IX/2018, yang dibacakan, Ketua Majelis Sidang Adjudikasi Penyelesaian Sengketa Proses Pemilu, Anggi Yumarta didampingi Anggota Majelis Sidang, Dewantara Jaya dan Yeyen Andrizal, memutuskan empat hal.

Empat poin putusan itu antara lain, pertama mengabulkan permohonan pemohon. Dua Membatalkan Keputusan KPU Kab OKU, No : 287/PL/01.4-BA/160/KPU-Kab/IX/2018 tentang Penetapan Daftar Calon Tetap (DCT) Calon Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) sepanjang tidak menetapkan pemohon di dalamnya.

Tiga memerintahkan Termohon untuk memasukan Pemohon dalam daftar Calon Tetap Anggota DPRD Kab OKU dari Partai Nasdem Derah Pemilihan (dapil) 4 sepanjang memenuhi persyaratan sesuai peraturan perundang-undangan. Ke empat memerintahkan Termohon untuk melaksanakan putusan ini selambat-lambatnya 3 (tiga) hari sejak putusan dibacakan.

Sementara itu, Sekretaris DPD Partai NasDem, Rakhmat saleh saat dikonfirmasi wartawan, Rabu (10/10) mengatakan, ini lah proses pelaksanaan pemilu yang mereka lalui, ketika ada permasalahan di salah satu caleg NasDem.

“Undang-undang memberikan ruang untuk kita melakukan gugatan. Peluang ini kami ambil untuk menggugat KPU Kab OKU ke Bawaslu OKU. Setelah melalui proses yang panjang dari awal dilakukan mediasi dan tidak terjadi kesepakatan, maka diputuskan melakukan sidang adjudikasi. Dan hari ini diputuskan Partai NasDem menang dan Bawaslu perintahkan KPU untuk memasukkan saudara Efri Yannedi kembali ke DCT,” katanya.

Rakhmat menjelaskan sebenarnya bukan masalah menang atau tidak, tapi keadilan sebagai peserta pemilu sudah didapat hari ini. Partai NasDem OKU juga mengucapkan terima kasih atas kerjasama yang baik kepada Bawaslu, KPU dan pengacara partai NasDem, Heriyanto Umar, SH, MH.

Masalah nomor urut saudara Efri yang saat DCS berada di nomor 3 dan saat DCT dihilang, kata Rakhmat pihaknya serahkan sepenuhnya kepada KPU.

Hanya saja sekedar saran agar tidak terjadi komplain dari caleg yang berada di urutan berikutnya, pihaknya berharap saudara Efri ini diletakkan di nomor urut terakhir. “Yang pasti, ke depan khusus di dapil Epri di dapil 4, kami akan konsolidasikan lagi para calegnya. Sebab setelah masuk di DCS, terus hilang di DCT, kemudian masuk lagi, sempat menyebabkan terganggunya proses sosialisasi caleg ke masyarakat,” katanya.

Dilain pihak, Ketua KPU Kab OKU, Naning Wijaya mengatakan, setelah adanya putusan Adjudikasi Penyelesaian Sengketa Proses Pemilu, yang dilakukan Bawaslu OKU, pihaknya akan segera melaksanakan putusan tersebut. “Kami akan melaksanakan putusan Bawaslu tersebut dan akan berkoordinasi dengan KPU Sumsel terkait putusan Bawaslu OKU itu,” jelas Naning.

Yang jelas kata Naning mereka meyakini apa yang dilakukan sudah benar. Mereka sudah melakukan tugas dan fungsi sesuai dengan UU No 7 Tahun 2017 Tentang Pemilu dan PKPU No 20 Tahun 2018 tentang Pencalonan. “Hal ini sudah kita sampaikan ke Bawaslu Kab OKU. Yang jelas apapun keputusan Bawaslu akan kita laksanakan,” jelasnya. (ags)