Bawaslu OKU Tertibkan APK Caleg

0

BATURAJA (fokus-sumsel.com) — Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) beserta Polisi, Pol PP dan Dinas Perhubungan melaksanakan penertiban Alat Peraga Kampanye (APK) yang diduga melanggar aturan. Sedikitnya ratusan spanduk, dan poster para caleg diturunkan oleh ratusan personil Pol PP, Selasa (11/12).

Tidak hanya itu, puluhan kendaraan roda empat yang memakai plat berwarna kuning dengan gambar caleg di kaca bagian belakang diberhentikan petugas yang juga langsung melepas branding gambar caleg di mobil yang didominasi mobil angkutan umum tersebut.

Yeyen Andrizal anggota Bawaslu OKU Divisi Pengawasan Hubal dan Humas saat dikonfirmasi mengatakan, jika pihaknya menurunkan APK yang melanggar, seperti pemasangan poster caleg di batang pohon, tiang listrik, bahkan ada yang disekolahan.

“Sudah kita turunkan semua untuk APK yang melanggar, ada sebagian APK yang memang dipasang di rumah pribadi atau pekarangan pribadi, itu tidak kita turunkan,” kata Yeyen.

Saat ditanya bagaimana dengan APK yang disebar oleh akun media sosial yang tidak terdaftar di KPU? Misal, akun FB yang tidak terdaftar di KPU namun membagikan tautan berupa ajakan dan poster salah satu caleg di beranda miliknya atau milik orang lain, Yeyen mengatakan, sesuai dengan arahan pimpinan, selagi konten atau tautan yang dibagikan tidak bersifat provokatif, sara, dan hoax masih diberikan kelonggaran oleh pihak Bawaslu.

“Untuk akun medsos yang tidak terdaftar di KPU namun ikut membagikan atau memposting salah satu caleg berupa ajakan dan poster, selagi hal tersebut tidak menjadi polemik yang kita rasa okelah diberikan kelonggaran,” tegas Yeyen.

Disamping itu Yeyen juga menjelaskan, jika pihaknya akan melakukan koordinasi dengan pihak terkait seperti Satlantas Polres OKU beserta Dishub terkait mobil pribadi dijadikan mobil ambulan dengan branding foto caleg yang ikut bertarung di pileg 2019 mendatang.

“Kalau peruntukannya itu wewenang pihak kepolisian mobil pribadi diubah menjadi ambulan, makanya kita akan lakukan koordinasi lagi dengan satlantas dan dishub,” pungkasnya. (ags)