Bedah 481 Unit Rumah Warga Tak Mampu

0

BANYUASIN -Sebanyak 481 unit rumah di Banyuasin mendapatkan dana program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat.

Bupati Banyuasin Askolani mengatakan agar penyaluran dana program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat di Banyuasin terus bertambah.

”Makin banyak bantuan, maka pemukiman tidak layak huni bisa ditanggulangi, “terangnya usai Launching penyaluran dana program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat di Desa Sungai Pinang, Kecamatan Rambutan, Banyuasin, kemarin.

Apalagi jumlah penduduk di Banyuasin terbesar usai Kota Palembang dan luas wilayah yang sejajar dengan Provinsi Jawa Barat. Masih kata Askolani, Pemkab Banyuasin mulai 2020 akan anggarkan bantuan non tunai.

Namun untuk merealisasikan hal itu, Pemkab Banyuasin akan bersinergi dengan berbagai instansi terkait yang ada di Bumi Sedulang Setudung, seperti BNI, Baznas, REI, serta pihak terkait lainnya.

Sebagai bukti yaitu REI Banyuasin pimpinan Dimas Rifano SE telah memberikan bantuan membedah 4 unit rumah di wilayah Sungai Pinang, Rambutan. “Kalau bisa kedepannya bisa bertambah dan diikuti oleh pihak terkait lainnya, “harapnya.

Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanaha (Perkimtan) Banyuasin, Zulkifli Idrus mengatakan, dalam penyaluran dana program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat di Banyuasin mendapatkan 481 bantuan.

Dengan rincian 50 unit di Kecamatan Rambutan, 40 unit di Kecamatan Banyuasin III, 210 unit di kecamatan Muara Sugihan dan terakhir 181 unit di Tanjung Lago. “Tambahan lagi 4 unit dari REI Banyuasin, “ungkapnya didampingi M Riyan Kabid Perumahan.

Total dana dana program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat di Banyuasin sebesar Rp 8.417.500.000. ”Setiap penerima bedah rumah mendapatkan Rp 17,5 juta, dengan rincian Rp 2.500.000 biaya tukang dan Rp 15 juta bahan bangunan, “terangnya. (sub)