Bersama Pemkot Palembang dalam Percepatan Vaksinasi, Pertamina Tuai Penghargaan

0

PALEMBANG, – Di momen Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-57, PT Kilang Pertamina Internasional (PT KPI) Refinery Unit (RU) III Plaju mendapat penghargaan dari Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang.

Penghargaan itu dianugerahkan kepada PT KPI RU III pada perayaan puncak HKN ke-57 Kota Palembang yang digelar di Palembang Indah Mall (PIM), karena dinilai telah menjadi mitra yang aktif mendukung Pemkot dalam percepatan vaksinasi COVID-19.

Menurut Kepala Dinas Kesehatan Kota Palembang dr. Fenty Aprina, M.Kes mengatakan capaian vaksinasi di Kota Palembang hingga Oktober 2021 merupakan yang tertinggi dari enam belas kabupaten/kota lainnya di Sumatera Selatan. Pencapaian itu menurutnya tak lepas dari peran berbagai mitra yang mendukungnya.

“Pada hari ini kami memberikan penghargaan kepada mitra-mitra yang membuat kami giat melaksanakan vaksinasi. Kota Palembang berkat kerjasama dengan seluruh mitra yang membantu vaksinasi akhirnya berhasil mendapat kategori terbaik dalam vaksinasi di Sumsel.” ujarnya saat menyampaikan laporan kegiatan HKN ke-57 di PIM.

Adapun di Kota Palembang, sebanyak 70% vaksinasi dosis pertama telah dilakukan. Vaksin dosis kedua telah dilakukan sebanyak 49,26% dan vaksin ketiga (khusus tenaga kesehatan) telah diberikan sebanyak 80%. Dalam angka itu, PT KPI RU III Plaju turut andil. Total vaksin telah diberikan PT KPI RU III Plaju kepada karyawan dan masyarakat umum berjumlah 4.720 dosis. Pelaksanaan vaksinasi yang terakhir digelar PT KPI RU III Plaju yakni bertempat di Gedung Patra Ogan pada Selasa (26/10/2021) lalu dengan menggandeng TNI dan Polri.

Area Manager Communication, Relations & CSR PT KPI RU III Plaju Siti Rachmi Indahsari mengatakan Pertamina dalam hal ini PT KPI RU III Plaju siap mendukung program percepatan vaksinasi. Menurutnya, bentuk sinergi Pertamina dalam melakukan percepatan vaksinasi seiring dengan imbauan pemerintah. “Pertamina selalu dan siap untuk support percepatan vaksinasi, berbagai agenda vaksinasi telah kita lakukan secara kolaboratif dengan berbagai stakeholder demi mencapai target yang lebih banyak,” ujar Rachmi.

Dilanjutkannya, dukungan terhadap segala bentuk program yang berorientasi pada masyarakat sudah menjadi tugasnya sebagai pengelola Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang terletak di Kota Palembang, Provinsi Sumsel itu. “Kami akan selalu support program yang dijalankan pemerintah agar kita bisa segera kembali beraktivitas dan pulih dari Pandemi COVID-19 yang telah kita alami sejak awal 2020,” pungkasnya.

Langkah kolaboratif itu diambil PT KPI RU III Plaju sesuai dengan tujuan menjadikan Hari Kesehatan Nasional sebagai momentum penyatuan tekad dan semangat untuk memperjuangkan ketahanan kesehatan di masa pandemi COVID-19. Agenda HKN ke-57 yang dibarengi dengan vaksinasi massal itu juga digelar untuk meningkatkan partisipasi masyarakat agar berperan aktif dalam menegakkan protokol kesehatan.

Selain itu, agenda HKN ke-57 itu juga diharapkan dapat meningkatkan semangat dan optimisme seluruh komponen masyarakat agar bahu membahu dan gotong royong dalam membantu percepatan vaksinasi COVID-19. Meski COVID-19 sudah nampak landai, namun masyarakat diharapkan dapat tetap patuh dalam menegakkan protokol kesehatan demi menuju masyarakat produktif dan aman pada situasi COVID-19 di Kota Palembang.

Rangkaian agenda itu juga dihadiri oleh Staf Ahli Walikota Palembang Bidang Ekonomi, Pembangunan dan Investasi dra. Letizia, Ketua TP PKK Kota Palembang Hj. Selviana, S.Kom, Ketua Dharma Wanita Persatuan Setda Kota Palembang Dewi Satrani Ratu Dewa serta Kapolrestabes Kota Palembang Kombes Pol Irvan Prawira Satyaputra. Turut hadir pula Direktur Utama (Dirut) Rumah Sakit Moh. Hoesin (RSMH) Palembang, Dirut RS AK Gani dan Dirut RS Pelabuhan Palembang.

Upaya kolaboratif yang dilakukan PT KPI RU III Plaju dalam mendukung percepatan vaksinasi COVID-19 di Kota Palembang itu sejalan dengan tujuan ketiga dalam Sustainable Development Goals (SDGs) yakni menjamin kehidupan yang sehat dan meningkatkan kesejahteraan seluruh penduduk semua usia. Lebih khusus pada target 3.8 yakni mencapai cakupan kesehatan universal, termasuk akses dasar terhadap obat-obatan dan vaksin dasar yang aman, efektif, berkualitas, dan terjangkau bagi semua orang. (Sw)