Biadap, Petani Asal OKU Ini Tega Setubuhi ABG

0

BATURAJA- Ulah Rabudin (38) warga Kecamatan Pengadonan, Kabupaten OKU sungguh biadap, karena petani ini tega menyetubuhi anak baru gede (ABG) sebut saja namanya Bunga (16), yang tak lain anak tetangga sendiri yang kini masih sekolah.

Ironisnya lagi perbuatan terkutuk tersangka itu dilakukan dengan cara mengancam korban akan menyebarkan videonya yang tengah dipeluk pacarnya kepada kedua orang tuanya.

Kapolres OKU, AKBP Arif Hidayat Ritonga melalui Kasubbag Humas, AKP Mardi Nursal, Rabu (27/01), menjelaskan, insiden yang merenggut kehormatan Bunga ini berawal pada Rabu 16 Desember 2020 lalu, sekitar pukul 10.00 WIB dimana saat itu pelaku mendatangi rumah korban.

Dijelaskan Kasubbag Humas, pelaku mendatangi rumah korban sambil membawa sebuah video rekaman korban ketika sedang dipeluk oleh laki-laki lain.

Kemudian, berbekal video tersebut pelaku mengancam akan melaporkan korban kepada orang tuanya bila tidak mau menuruti nafsu bejatnya.

Dengan rasa ketakutan agar video tersebut tidak sampai disebar ke orangtuanya, korban pun terpaksa menuruti kehendak pelaku. Selanjutnya pelaku dengan leluasa menyutubuhi korban.

Usai disetubuhi pelaku kata Kasubag, korban yang masih lugu langsung berubah menjadi murung dan pendiam. Melihat perubahan sikap anaknya, orang tua korban langsung menanyakan ada masalah apa.

Dengan berlinangan air mata korban pun menceritakan kepada orang tuanya bahwa kesuciannya sudah direnggut paksa pelaku.

Mendengar pengakuan korban, kedua orang tua Bunga langsung marah dan bergegas melaporkan ulah bejat pelaku tersebut ke Polres OKU.

Berdasarkan laporan dari ayah korban, Unit Satreskrim Polres OKU dipimpin Kanit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA), Ipda. Yuardi Rahmad mendatangi rumah pelaku.

Setelah dilakukan interogasi berikut barang bukti (BB) yang ada. Akhirnya, pelaku pun mengakui perbuatannya dan langsung diamankan ke Mapolres OKU.

“Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, pelaku akan dikenakan Pasal 81 dan Pasal 82 UU RI No.1 Tahun 2016 tentang perlindungan anak, tindak pidana pencabulan dan menyetubuhi anak dibawah umur,” katanya

Sementara untuk barang bukti (BB) dari korban yang diamankan berupa 1 helai baju baju kaos warna putih, 1 helai celana panjang warna coklat beserta 1 helai celana dalam warna putih dan BH warna putih garis-garis. (rik)