BKDSDM Masih Kaji Perekrutan P3K

0

MUARADUA (fokus-sumsel) – Rencana Pemerintah Pusat yang akan melakukan perekrutan pegawai serupa tapi tidak sama dengan Pegawai Aparatur Sipil Negara (ASN) melalui Program Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) hingga saat ini masih dikaji serta dipelajari oleh Pihak Badan Kepegawaian Daerah Sumber Daya Manusia(BKDSDM) Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan (OKUS).

Menyikapi akan adanya perekrutan Pegawai P3K Yang ditetapkan Pemerintah Pusat Melalui Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 49 tahun 2018 yang di teken langsung oleh Presiden RI Joko Widodo, Pelaksana Tugas (Plt) sekaligus Sekretaris BKDSDM Kabupaten OKU Selatan, Eva Nirwana melalui Kepala Bidang (Kabid) Pengadaan Promosi serta Kepegawaian, Herwan Herawan ketika disambangi Fokus Sumsel diruang kerjanya Senin (4/2) menyebutkan terkait tentang P3K tersebut sesuai adanya PP Nomor 49 tahun 2018 hingga saat ini pihaknya masih mempelajari serta mengkaji mekanisme rencana perekrutan Pegawai Pemerintah yang akan berstatus pegawai kontrak tersebut.

Soal formasi pegawai yang akan Berstatus P3K tersebut menurut Herwan kemungkinan dari tenaga pendidik yaitu para guru yang ada di Kabupaten OKU Selatan yang belum berstatus ASN tapi telah pernah ikut tes CPNS namun gagal atau tidak lulus.

“Kita tengah bekerjasama dengan Dinas Pendidikan Kabupaten OKU Selatan untuk mendata para guru yang pernah ikut tes cpns tapi belum lulus tersebut,” ucapnya.

Namun ditambahkan Herwan meski perekrutan bagi Pegawai P3K akan lebih proritas dari guru terutama yang pernah ikut tes CPNS, akan tetapi perekrutan pegawai P3K kedepan tetap akan melalui tes sistem Computer Assisted Tes (CAT) yang terkoneksi langsung ke BKN Pusat.

Selain dari kalangan tenaga pendidik, terang Herwan, untuk Formasi perekrutan direncanakan juga akan dibuka untuk tenaga kesehatan dan pertanian.

“Yang jelas meski sama-sama pegawai Pemerintah beda ASN dan P3K tetap ada. ASN ada tunjangan pensiun sedangkan pegawai P3K tidak dan khusus untuk pegawai P3K sendiri tiap tahunnya ada evaluasi jika kinerjananya bagus maka kontraknya di perpanjang oleh Pemerintah dan sebaliknya pungkas Herwan. (den)