Buku LKPJ Bupati OKI Tidak Singkron Dengan Data Yang Ada

0

KAYUAGUNG (fokus-sumsel.com) — Rapat Paripurna ke lX Penyampaian Rekomendasi DPRD atas LKPJ Bupati Ogan Komering Ilir (OKI) tahun 2018, berlangsung di aula rapat DPRD Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), belum lama ini.

Momen itu dipimpin langsung oleh Ketua DPRD OKI, H Yusuf Mekki dan dihadiri oleh Sekretaris Daerah (Sekda) OKI beserta Asisten Setda juga pimpinan FKPD dan OPD se-Kabupaten OKI.

Rapat diawali dengan agenda mendengarkan laporan Panitia Khusus (Pansus) atas LKPJ. Terdapat beberapa rekomendasi dan catatan yang dibacakan Pansus DPRD selaku legislatif kepada eksekutif yang salah satunya terkait adanya beberapa perbedaan antara yang tertulis di buku LKPJ Bupati dengan hasil analisis dari program aplikasi yang dilaporkan.

Laporan Pansus 1 DPRD OKI, yang dibacakan oleh Rahmad Kurnian, mengatakan, ada perbedaan data antara yang di buku LKPJ Bupati dengan data dana yang ada dalam rapat, sementara OPD tersebut bersikukuh bahwa datanya benar.

“Yang benar pasti salah satu, kalau kedua-duanya benar, yang salah mana. Kami yakin ada kesalahan input data,” ungkap Rahmad.

Kedua, masalah kebakaran di kawasan pemukiman dan pasar. Itu semua tetap harus menjadi perhatian bersama. “Kami sarankan perlu adanya pos kebakaran tingkat kecamatan. Lalu, pengadaan mobil kebakaran yang standby di pos kecamatan,” jelasnya.

Sementara Pansus 2 yang dibacakan oleh Efredy, mengatakan, Bupati OKI diminta meninjau ulang kinerja Kabag Pembangunan di Dinas Pendidikan OKI dikarenakan sejauh ini belum ada pencapaian yang telah dilakukannya, baik berupa rehap atau bangunan dari titik 0.

“Kami mohon diganti saja, karena setiap ada rapat Pansus Kabag tersebut tidak pernah hadir. Jadi, kami tidak tahu apa yang sudah dilakukannya selama ini,” tegasnya.

Menanggapi hal tersebut, Bupati OKI, H Iskandar mengucapkan terima kasih kepada DPRD OKI yang telah memberikan pandangan atas kinerja yang telah dilakukan pemerintah pada tahun 2018.

“Saya sudah mencatat apa yang disampaikan. Dan, saya akan tinjau lagi. Semoga pemerintahan Kabupaten OKI ke depan bisa lebih maju lagi,” ungkapnya. (feb/gan)