Bupati Askolani Ajak Warga Ciptakan Pemilu Damai

0

BANYUASIN (fokus-sumsel.com) — Peringatan Isra’ Mi’raj kali ini sedikit berbeda. Alasannya, Bupati Banyuasin, H Askolani SH MH dan Ustad Subki Al Bughory berhasil memanfaatkan momen Isra’ Mi’raj untuk mengajak jemaah dari Kecamatan Banyuasin I dan Air Kumbang agar menciptakan kampanye damai 2019.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuasin menggelar peringatan Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1440 H/2019 M tingkat Kabupaten Banyuasin di Desa Duren Ijo Kecamatan Banyuasin I, Sabtu (23/3). Peringatan Isra’ Mi’raj menghadirkan Ustad H Subki Al Bughari dari Jakarta.

Bupati saat tiba di lokasi acara langsung menyapa Ustad dan jemaah. “Selamat datang pak Ustad, sungguh kebanggaan bagi kami atas peluang yang diluangkan untuk tausiyah, tentu saja mutiara hikmah yang ustad sampaikan sangat kami nantikan untuk menambah ilmu dan memahami kita semua,” kata Askolani menyapa Ustad Subki.

Dalam sambutannya Bupati mengatakan, sebagai umat Islam sudah sewajarnya lebih dekat mengenal Nabi Muhammad SAW. “Semua itu semata-mata untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT dengan cara mematuhi perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya,” ujar Bupati.

Berbagai bentuk pengalaman yang dialami oleh Nabi selama perjalanan itu dilakukan tanda-tanda kebesaran Allah SWT. Peristiwa Isra’ Mi’raj versi makna untuk direnungkan dan dipetik hikmahnya. “Mendukung umat Islam mampu meraih martabat lebih tinggi di sisi Allah SWT,” lanjut Askolani.

Bupati juga mengajak masyarakat untuk meningkatkan cita rasa persaudaraan demi masa depan yang lebih cerah dari Banyuasin Bangkit, adil dan sejahtera.

Saya juga mengingatkan kepada saudara-saudara untuk bersama-sama mengadakan pemilu yang jujur, aman dan damai tahun 2019. “Jangan mudah membuat dan terpancing, kita tetap bersaudara. Jangan sampai gara-gara beda pilihan, sehingga merusak tali silaturahim, ”pungkasnya.

Dalam tausiyahnya Ustad Subki mengatakan, peristiwa Isra’ Mi’raj merupakan mukjizat yang sangat besar bagi Kerosulan Nabi Muhammad. Haram ke Masjidil Aqsa ini sangat irrasional.

“Namun kita tetap meyakini dalam peristiwa itu benar-benar nyata, saya juga meminta jemaah untuk membuat peristiwa Isra’ Mi’raj ini sebagai momentum untuk mensyukuri apa yang telah dianugerahkan kepada manusia,” kata Ustad Subki.

Melalui momentum ini Ustad Subki mengajak kaum muslim untuk bersama-sama memantapkan pelaksanaan shalat. “Peningkatan kualitas shalat perlu kita tingkatkan,” katanya.

Usai acara, Bupati didampingi Ustad Subki langsung meresmikan penggunaan Masjid Jami 'Attakwa. Masjid Peresmian yang memiliki 4 menara kembar ditandai dengan pemotongan pita dan prasasti penandatanganan.

Turut hadir Wakil Ketua DPRD Banyuasin H Heryadi, Asisten Pemerintahan dan Kesra Dr HM Senen Har S.Ip MSi, Asisten Ekonomi Pembangunan Ir Kosarudin MM, para kepala OPD Banyuasin, Camat, serta kades se kecamatan Banyuasin I. (Diskominfo/PKP)