Bupati dan Wabup Tunaikan Janji, 2019 Berobat Cukup Pakai e-KTP

0

PANGKALAN BALAI (fokus-sumsel.com) — Bupati dan Wakil Bupati Banyuasin H Askolani SH MH dan H Slamet Sormosentono SH menunaikan janji-janji kampanye mereka dalam program Banyuasin Sehat.

Dimana mulai tahun 2019 Pemkab Banyuasin melalui Dinas Kesehatan Banyuasin akan Lakukan Berobat Gratis dengan e KTP di seluruh Puskesmas Kabupaten Banyuasin. Hal itu dikatakab Bupati saat acara Peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-54 Tahun 2018 di Gedung Graha Sedulang Setudung Komplek Perkantoran Pemkab Banyuasin, belum lama ini.

Untuk itu, masyarakat yang belum memiliki e-KTP untuk segera melakukan perekaman dan ini kebijakan Bupati dan Wakil Bupati Banyuasin membuat proses e KTP ini tidak lagi di pusatkan di Pangkalan Balai, namun akan menguntungkan di setiap kantor camat.

Bupati mengatakan bahwa momentum Hari Kesehatan Nasional ke 54 ini menjadi hari yang sangat penting bagi pelayanan kesehatan masyarakat Banyuasin, dimana mulai tahun 2019 layanan berobat gratis berbasis e-KTP dimulai di seluruh wilayah Puskesmas Kabupaten Banyuasin.

Ia mengatakan bahwa meskipun Berobat Gratis, namun semua proses layanan harus prima, harus berkualitas dan yang paling penting layanan yang diberikan oleh tenaga medis dengan ramah, sopan, murah senyum dan sikap melayani.

“Saya tidak mau mendengar ada pernyataan masyarakat yang mau berobat bahwa paramedisnya cuek, tidak sopan dan tidak ramah. Bagi yang tidak mau menyukseskan program Banyuasin Bangkit Adil Sejahtera, maka silahkan mengundurkan diri sebelum kami bangku panjangkan,“ tegasnya.

Dulu lanjut H Askolani, ada masyarakat yang berobat menggunakan kesehatan seperti Jamkesmas, BPJS dan Jamsoskes dikarena sakitnya mendadak dan menuntut yang dibawa kurang, oleh petugas Puskesmas dan Rumah Sakit ditolak dan mengharuskan penggulungan persyaratan terlebih dahulu.

“Kondisi seperti ini saya tidak ingin mendengar lagi ada pasien yang tidak memenuhi syarat, yang utama itu tunjukan sikap kemanusian dengan tetap memberikan pelayanan dan keluarga yang lain bisa jadi kesenangan persyarat yang kurang. Kadang-kadang kalau lihat dokter dan perawatnya ramah masyarakat yang sakit pikiran nyaman dan sakit yang derita cepat sembuh, “katanya. (Diskominfo/PKP)