Cabuli Anak Dibawah Umur, Remaja Ini Diciduk Polisi

0

BATURAJA– Anak dibawah umur inisial FA menjadi korban bujuk rayu pria dewasa. Remaja berusia 15 tahun ini harus kehilangan kesuciannya gara-gara tipu daya RMP (19). Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya kini pelaku sudah meringkung dibalik jeruji besi.

Kapolres OKU, AKBP NK Wdiayana Sulandari yang dikonfrimasi Minggu (2/6) membenarkan kejadian itu.

Kapolres yang didampingi Kasatreskrim, AKP Alex Andriyan SKom dan Kasubag Humas, AKP Rachmad Haji menjelaskan, tersangka diamankan polisi pada 29 Mei lalu.

Menurut informasi, korban yang masih berstatus pelajar ini pada Senin tanggal 15 April 2019 sekitar pukul 09.00 WIB minta tolong diantarkan pelaku pulang ke rumahnya di Desa Kelumpang Kecamatan Ulu Ogan.

Setelah dari Desa Kelumpang, korban kembali lagi ke Baturaja sekitar pukul 20.00 WIB. Sampai di Baturaja tersangka mengajak korban untuk mampir ke Hotel Tiang Besar. Korban yang masih lugu ini mengira hotel tersebut tempat rumah makan dan korban pun bersedia diajak mampir ke hotel.

Di hotel tersebut korban sempat mandi, kemudian diajak lagi oleh terlapor keluar untuk makan malam. Setelah makan terlapor mengajak korban kembali lagi ke hotel dengan alasan mengambil tas korban yang sengaja ditinggalkan di hotel.

Pada saat kembali lagi ke hotel dan sudah masuk ke dalam kamar, kemudian korban langsung di tarik terlapor dan diajak paksa oleh terlapor untuk berhubungan intim.

Kemudian dengan cara paksa terlapor melepas pakaian milik korban, sambil melakukan pencabulan dengan cara meraba-raba tubuh korban dan memaksa korban untuk berhubungan badan layaknya suami istri. Kasus ini kemudian dilaporkan korban kepada orang tuanya. Mendapat laporan itu ayah korban tidak terima dan mengadukan kasus ini ke polisi.

Polisi yang mendapat laporan itu langsung melakukan penyelidikan dan berhasil mengetahui keberadaan pelaku. Tanpa mengalami kesulitan berarti, polisi berhasil mengamankan pria yang beralamat di Lorong Pontas Kecamatan Baturaja Timur itu.

Polisi juga sudah mengamankan barang bukti berupa 1 helai celana levis panjang warna biru muda, 1 helai baju kaos lengan panjang warna pink, 1 helai switer panjang bermotif garis- garis, 1 helai tengtop putih polos, 1 helai bra warna pick polos, 1 helai sot warna abu- abu, 1 buah ikat pinggang warna hitam dan 1 helai celana dalam warna pick bermotif bunga.

Menurut Kapolres, tersangka dijerat Pasal 81 Ayat (1) Perpu RI No. 01 Tahun 2016 Tentang Perubahan Kedua UU RI No. 23 Th 2002 Tentang Perlindungan Anak Yang Disahkan Menjadi UU RI No.17 Th 2016 Tentang Perubahan Atas UU RI No. 23 Th 2002 Tentang Perlindungan Anak. (kie)