Caleg DPR RI Siapkan Banyak Program Untuk Sumsel

0

PALEMBANG, (fokus-sumsel.com) – Calon legislatif DPR RI Sarimuda mengaku banyak program yang disiapkan untuk Sumatera Selatan jika dirinya terpilih pada Pemilu, 17 April mendatang.

Ia juga komitmen untuk terjun langsung ke lapangan menyerap aspirasi dan permasalahan di masyarakat, untuk diemplementasikan saat penyusunan anggaran.

“Anggota DPR itu harus betul-betul tahu apa yang diinginkan masyarakat. Jika saya terpilih nanti, akan kita petakan apa yang dibutuhkan masyarakat,” kata Sarimuda¬† saat menjadi narasumber pada diskusi bertema “Komitmen Politik Para Caleg Pasca Terpilih”, di Palembang, Sabtu.

Ia juga akan mendirikan rumah aspirasi di Sumsel dan merekrut tenaga ahli yang berkompeten untuk menerima aspirasi masyarakat secara langsung, untuk kemudian diperjuangkan di Senayan.

Dengan hadirnya rumah aspirasi ini juga, akan mengkompakkan anggota DPR RI asal Sumsel yang ada di Senayan. Rumah aspirasi ini juga bisa digunakan anggota DPR RI asal Sumsel lainnya untuk menyerap aspirasi massa mereka, ujarnya.

Selain Sarimuda hadir juga sebagai narasumber Caleg DPRD Sumsel Syaiful Padli dan Caleg DPRD Kota Palembang Aryuda Perdana Kusuma, Pengamat Politik Unsri, Joko Siswanto.

Dalam kesempatan itu, ketiga caleg itu berkomitmen untuk tetap turun menyerap aspirasi masyarakat, jika terpilih pada pemilihan legislatif (Pileg), 17 April mendatang.

“Legislator itu harus hadir di masyarakat, tidak hanya saat menjelang lima tahun sekali saat pemilihan,” ujar Syaiful Padli.

Sebagai calon petahana, Syaiful mengatakan masih banyak misi yang akan diperjuangkannya jika kembali terpilih, terutama masalah pengangguran, pendidikan dan kesehatan.

“Selama menjabat, apa yang saya lakukan saya laporkan melalui media sosial, dan ini alhamdulilah sangat bermanfaat dan berdampak positif di masyarakat. Kedepan, masih banyak PR bagi kita semua, khususnya di Kota Palembang, seperti masalah pengangguran, pendidikan dan kesehatan. Pendidikan wajib dianggarkan 20 persen dari APBD, dan kesehatan 10 persen,” tutur Caleg Dapil Sumsel 1 itu.

Sementara, Caleg DPRD Kota Palembang  Aryuda Perdana Kusuma menyampaikan, tantangan terbesar dalam berkampanye di masyarakat, yakni meyakinkan mereka tentang komitmen untuk terus menyerap aspirasi dan terjun langsung jika kelak terpilih.

“Ada stigma di masyarakat, jika sudah terpilih, Caleg akan lupa dan tidak akan kembali lagi ke mereka. Ini menjadi tantangan tersendiri bagi saya untuk meyakinkan mereka, bahwa saya tidak seperti itu,” ujarnya.

Pengamat Politik Unsri, Joko Siswanto menilai, Pileg tahun ini kalah tenar dari pemilihan presiden (Pilpres), akibatnya caleg kalah pamor dari capres dan cawapres.

“Saya juga melihat peran dan fungsi yang dimainkan partai politik tidak begitu menonjol, karena ada beberapa hal, perannya yang tidak bisa diambil oleh partai politik dan malah diambil alih ormas,” katanya.