Curi Aset PT Semen Baturaja, Tiga Warga OKU Masuk Bui

0
Ketiga tersangka berikut barang bukti saat diamankan di Polsek Baturaja Barat

BATURAJA (fokus-sumsel.com) — Diduga telah melakukan pencurian terhadap aset milik PT Semen Baturaja (Sembaja) berupa kabel dan besi pipa berbagai ukuran seberat 500 kilogram, tiga warga Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) kini harus merasakan dinginnya hotel prodeo Mapolsek Baturaja Barat.

Ketiganya adalah Merli Bin Legiman als Peot (35) warga RT15/RW 02, Kel Air Gading, Kec Baturaja Barat, Saroman Bin Cek Uteh als Cek Man (42), warga Perumahan Karang Sari Ds Tj Baru Kec Baturaja Timur dan Junaidi Bin Hasan Basri als Jun (39) tinggal di Belakang kantor Laboratorium Kesehatan Daerah OKU Kelurahan Pasar Baru, Kecamatan Baturaja Timur.

Sementara satu tersangka lagi atas nama Yogi als Igoy Bin Nice (33) beralamat di belakang TK PU, Kelurahan Air Gading, Kec.Baturaja Barat, kini masuk daftar pencarian orang (DPO), karena usai beraksi langsung melarikan diri.

Kapolres OKU, AKBP NK Widayana Sulandari, melalui Paur Subag Humas, AKP Rahmad Haji, saat dikonfirmasi, Senin (18/2), menjelaskan, penangkapan ketiga tersangka berdasarkan laporan dari pihak perusahaan yang diwakilkan kepada para satpam PT Semen Baturaja yang melihat langsung aksi ketiganya.

Pada laporan pertama kata Rahmad, pelaku Merli beraksi hanya bersama dua orang rekannya saja, yakni Saroman dan Yogi. “Pada 18 Juli 2018 sekitar pukul 03.00 Wib, pelapor cs melaksanakan tugas patroli di area pabrik PT Sembaja di Ds.Pusar Kec.Baturaja Barat. Lalu mereka memergoki tiga orang terlapor tersebut diatas memasuki area pabrik tanpa ijin,” katanya.

Untuk mengetahui maksud dan tujuan ketiga terlapor memasuki area pabrik, pelapor dkk sengaja mengintip gerak-gerik terlapor yang ternyata mengambil barang-barang milik pabrik berupa besi pipa berbagai ukuran dan mengangkutnya kesuatu tempat secara berulang-ulang dengan cara dipikul. Guna mengetahui kemana besi tersebut dibawa, pelapor mengikuti arah para tersangka.

Diketahui ternyata pipa besi itu diangkut kesebuah tempat pengumpul barang ronsokan milik Suhar yg beralamat di Desa Pusar Kec Baturaja Barat dan sedang mereka letakan diatas timbangan duduk.

Seketika itu pelapor dkk melakukan penangkapan terhadap para terlapor, namun para tersangka melakukan perlawanan dan berhasil melarikan diri, sedangkan satu unit sepedah motor Suzuki Thunder tanpa nomor polisi berikut besi pipa berbagai ukuran ditinggalkan begitu saja oleh para terlapor.

Merasa aksinya berjalan mulus, beberapa bulan kemudian tepatnya pada 5 Januari 2019, Merli Cs kembali mengulangi aksi jahatnya. Kali ini pelaku Merli menggasak ratusan meter kabel milik PT Sembaja. “Pada aksi kedua ini, pelaku mengajak tiga orang rekannya yakni Saroman, Hasan dan Yogi. Namun sial kali ini pelaku berhasil diciduk polisi,” ungkap Rahmad.

Menurut Rahmad, terungkapnya kasus ini sendiri berkat kesigapan Unit Buser Polsek Baturaja Barat dibawah pimpinan IPDA Yudi bersama para satpam PT Sembaja. “Tak ingin kecolongan kedua kali, pihak perusahaan langsung meminta bantuan ke polisi. Lalu setelah lokasi para pelaku bersembunyi diketahui langsung kita ringkus berikut barang bukti berupa kabel dan besi pipa berbagai ukuran seberat 500 kg,” tandasnya. (ags)