Diduga Jadi Dalang Pencurian, Oknum Anggota BPD Ditangkap Polisi

BATURAJA (fokus-sumsel.com) — Diduga menjadi dalang dalam kasus pencurian kayu jati, oknum anggota Badan Pemerintahan Desa (BPD) Semanding Kecamatan Pengandonan, Kabupaten OKU bernama Dofi Yusandi (35), kini harus berurusan dengan aparat kepolisian.

Buntutnya oknum anggota BPD ini diciduk polisi bersama dua pelaku lainnya atas nama Budi Setiawan (45) warga Desa Kebun Jati Timur RT 12 RW 04 Martapura, Kabupaten OKU Timur dan Nurmansyah (45) alamat di Jalan Mayor Iskandar Kecamatan Baturaja Timur.

Kapolres OKU, AKBP NK Widayana Sulandari melalui Kapolsek Pengandonan, AKP Mardin SH yang dikonfirmasi Kamis (21/3), membenarkan perihal penangkapan terhadap ketiga pelaku pencurian tersebut.

Menurut Kapolres, ketiga tersangka diamankan setelah mendapat laporan dari Erlan Gautama bin Bostoni (52), warga Desa Padang Bindu Kecamatan Semidangaji Kabupaten OKU yang mengadu ke Polsek Pengandonan sudah kehilangan 4 kubik kayu jati di tempat pengepokan kayu miliknya.

Kasus itu kemudian dilaporkan korban pada Selasa (19/3) pukul 17.30 WIB. Setelah sebelumnya korban mendapat laporan dari Wasna bin Iin Nasihin yang memberitahukan kalau kayu milik korban yang ada di Desa Semanding Kecamatan Pengandonan OKU telah hilang.

Setelah mendapat kabar tersebut korban langsung ke lokasi tempat pengepokan kayu miliknya. Sesampainya disana ternyata benar kayu jati milik korban hilang sebanyak lebih kurang 4 kubik. Atas kejadian itu korban langsung melapor ke Polsek Pengandonan.

Mendapat laporan itu, Kapolsek Pengandonan AKP Mardin SH bersama anggota langsung meluncur ke lokasi kejadian dan setelah melakukan penyelidikan serta introgasi terhadap tiga orang kuli panggul (tukang muat) diketahui bahwa aksi pencurian itu dilakukan Dofi Cs.

Selanjutnya petugas menuju rumah tersangka dan menangkap 3 pelaku ditempat yang terpisah. Dofi Yusandi (35), oknum anggota BPD Desa Semanding, Kecamatan Pengandonan OKU ditangkap di Desa Semanding. Kemudian Budi Setiawan ditangkap di Martapura dan Nurmansyah ditangkap di Baturaja.

Kapolres menjelaskan, pelaku mengangkut kayu hasil curian dengan menggunakan truk. Polisi juga sudah mengamankan barang bukti berupa uang tunai Rp1.000.000 dalam bentuk pecahan Rp100.000 dari tersangka Dofi Yusandi. Uang tersebut diduga hasil penjualan kayu curian. “Tersangka kita jerat pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara,” tandas Kapolres. (ags)

Spread the love