Diduga Mengantuk, Mobil Ponpes Tabrakan Dengan Travel

0

# 3 Penumpang Luka-luka

BATURAJA (fokus-sumsel.com) — Diduga gara-gara mengantuk, Zaim Ilyas (63) warga Desa Cubadak Aie Dingin, Kecamatan Lembah Gumanti, Kabupaten Solok, Sumatera Barat akhirnya bernasib naas. Pasalnya, sopir mobil Pondok Pesantren (Ponpes) Dr M Nasir Sumbar itu menabrak travel jurusan Baturaja-Tanjung Enim yang dikemudikan Alimi (30), warga Desa Ujan Mas, Kecamatan Pengadonan, Kabupaten OKU, Senin (7/1), sekitar pukul 13.00 Wib.

Tabrakan itu sendiri terjadi di jalan umum Desa Tanjung Karangan, Kecamatan Baturaja Barat yang mengakibatkan dua penumpang di mobil Zaim dan satu penumpang di mobil Alimi mengalami luka-luka.

“Siang tadi pas hujan gerimis telah terjadi tabrakan adu kambing antara mobil yang dikemudikan Zaim dengan travel yang disopiri Alimi,” kata Kapolres OKU, AKBP NK Widayana Sulandari, melalui Kasat Lantas, AKP A Listiyono didampingi Kanit Turjawali Aipda Andi Hendrianto.

Dijelaskan Andi, tabrakan itu diduga terjadi gara-gara Zaim selaku sopir mobil Toyota Kijang Super No.Pol : BA-1099-RC mengantuk, sehingga tak sengaja kendaraan yang dibawanya masuk ke jalur sebelah kanan.

“Saat itu Zaim dengan membawa Darman (64) dan Syahril Muhtar (50), beralamat di Ponpes Dr M Nasir Sumbar yang datang dari arah Tanjung Enim menuju Baturaja tiba-tiba mengantuk. Lalu saat di TKP laju mobilnya masuk ke jalur kanan,” beber Andi.

Sementara dari arah berlawanan melintas travel jurusan Baturaja-Tanjung Enim jenis L-300 Mitsubishi No.Pol : BG-1137-FK yang dikemudikan Alimi. Tak hayal, tabrakan ala adu kambing tak bisa dihindari lagi.

Akibat tabrakan itu, kondisi kedua mobil mengelami ringsek di bagian depan. Bahkan dua penumpang Zaim, yakni Darman dan Syahril mengalami luka-luka. Begitu juga dengan satu penumpang di mobil Alimi bernama Sarifa Aini (29) warga Desa Pulau Panggung, Muaraenim juga mengalami luka-luka.

“Ketiga penumpang sudah dibawa berobat ke RS DKT Baturaja. Sementara kedua sopir berikut kendaraan kita amankan,” tegas Kanit Turjawali. (ags)