Diduga Terlibat Mutilasi, Prada DP Terus Dicari

0

BATURAJA (fokus-sumsel.com) — Adanya pelarian Prada DP dari tempat pendidikan di Dodiklatpur karena diduga terkait kasus pembunuhan seorang perempuan bernama Vera direspon jajaran TNI AD. Kabar pencarian DP juga tersebar melalui media sosial.

Dandim 0403 OKU, Letkol ARM Agung Widodo, ketika dikonfirmasi, membenarkan sudah ada perintah pencarian DP. Perintah pencarian sebutnya sudah disebarluaskan.”Kita sudah diperintahkan untuk mencari dulu DP ini. Karena yang bersangkutan ini sudah melanggar karena tidak hadir tanpa izin (THTI),” ucap Agung.

Melalui Babinsa, lanjut Agung, dia sudah memerintahkan untuk memantau di wilayah masing – masing. Tidak hanya jajaran Kodim OKU termasuk jajaran kesatuan TNI lain seperti Sub Denpom OKU diminta ikut mencari DP. “Perintah pencarian untuk mengantisipasi yang bersangkutan kembali ke OKU dari pelarian tempat pendidikan di Dodiklatpur,” tukas Agung.

Terpisah, Dan Dodiklatpur Rindam II/SWJ melalui Perwira Seksi Pengamanan (Pasipam) Dodiklatpur Rindam II/SWJ, Lettu Yanseri ketika dikonfirmasi di Mako Dodiklatpur Rindam II/SWJ di Kemelak, Kecamatan Baturaja Timur, membenarkan jika DP merupakan siswa yang masih menempuh pendidikan di Dodiklatpur. “Yang bersangkutan lagi lari dari pendidikan. Tapi selama ini saat menempuh pendidikan dia tidak ada masalah. Orangnya baik,” ucap Yanseri.

Terkait informasi peristiwa di luar asrama, ditegaskan Yanseri bahwa pihaknya belum mengetahui. Namun, kalau ada yang menyangkut DP, pihaknya yang dihubungi lebih dulu. “Kami belum dapat informasi soal itu. Karena yang bersangkutan berpangkat menempuh pendidikan kejuruan infanteri,” tukas Yanseri.

Soal sanksi, lanjut Yanseri, bagi siswa yang lari dari pendidikan pasti ada. “Sanksi dobel sebagai siswa dan sebagai anggota TNI. Sanksi terberat bisa dipecat. Tapi sesuai tingkat kesalahan,” terang Yanseri.

Diungkapkan Yanseri, beberapa hari lalu orang tua yang bersangkutan sudah kesini. “Kita informasikan supaya jangan sampai ada tanggapan negatif dari orang tua,” tandas Yanseri.

Sementara itu, Dan Sub Denpom II/4-4 Baturaja, Kapten CPM Gatot Udiyono, dikonfirmasi Minggu (12/5), memburu DP lantaran lari dari Dodiklatpur (Komando Pendidikan dan Latihan Tempur) sejak 4 Mei 2019. “Upaya yang dilakukan dengan menyebar foto dan informasi ke instansi terkait dan keseluruh lapisan masyarkat di wilayah Kabupaten Ogan Komering Ulu dan sekitarnya,” ucap Udiyono.

Diterangkan Udiyono, pihaknya mencari DP yang merupakan Siswa Dikjur Tamtama Infanteri Ridam II/SWJ karena pergi atau meninggalkan Komando Pendidikan dan Latihan Tempur (Dandodik Latpur) Rindam II/Swj di Baturaja tanpa izin. “DP meninggalkan komando pendidikan dan latihan tempur sejak delapan hari lalu,” pungkas Udiyono. (kie)