Dinaskertrans Mengadakan Pelatihan Pengolahan Pangan

0

BANYUASIN (fokus-sumsel.com) — Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) bekerjasama dengan TP PKK Kabupaten Banyuasin mengadakan Pelatihan Pengolahan Pangan. Yang diikuti sebanyak 40 ibu-ibu warga Transmigrasi yang berasal dari Tim PKK UPT Majuria, Sri Agung dan Jatisari Kecamatan Karang Agung Ilir Kabupaten Banyuasin.

Acara yang berlangsung 11-13 April 2019 tersebut dibuka oleh Ir Hj Naslatul Auda yang mewakili Ketua TP PKK Kabupaten Banyuasin dan bertempat di Balai Desa UPT Majuria.

Dalam sambutannya Hj Naslatul Auda mengatakan bahwa, Pelatihan Pengolahan Pangan diselenggarakan dalam upaya menggalakkan program pola konsumsi beragam, bergizi, seimbang dan aman (B2SA) yang berbasis pangan lokal.

”Pelatihan kali ini kami libatkan 40 peserta dari Tim PKK UPT Majuria, Sri Agung dan Jatisari Karang Agung Ilir, pelatihan ini untuk memberikan informasi mengenai tata cara pengembangan ekonomi kreatif terutama untuk kawasan transmigrasi dan praktek pengolahan pangan B2SA guna meningkatkan pendapatan rumah tangga, “jelasnya.

“Dalam pelatihan ini juga, ibu-ibu peserta ini juga dilatih dalam pembuatan Donat, kue Pie, Pie Susu, Pie Buah dan Pie pasta Pandan. Kemudian Praktek Mie buah naga merah, Mie Sayur dan tata cara pengolahan pangan dengan menggunakan bahan lokal terutama terutama yang merupakan bahan dari penghasilan daerah Transmigrasi UPT Majuria, Sri Agung dan Jatisari, “katanya.

“Dalam praktek ini juga akan diajarkan bagaimana supaya dari hasil-hasil praktek makanan yang pernah dibuat agar mempunyai nilai tinggi dibuatkan pengemasan makanan yang baik, selain makanan terjaga dan mempunyai nilai jual yang lebih tinggi,” ungkapnya.

Beliau juga berharap dengan adanya pelatihan pengolahan pangan berbasis B2SA diharapkan para ibu-ibu transmigrasi ini dapat meningkatkan pendapatan rumah tangga dan juga dapat meningkatkan SDM di Daerah Transmigrasi terutama terkait strategi pengembangan usaha ekonomi.

Sementara Kepala Disnakertrans Banyuasin, Ir Syahrial MT melalui Kabid Pengembangan Kawasan Transmigrasi, Pipi Oktorini SE Msi mengatakan bahwa kegiatan pelatihan pengolahan pangan dengan bekerjasama dengan TP PKK Banyuasin ini merupakan yang pertama kali dan tentu diharapkan akan terus berlanjut dimasa mendatang. Antusias ibu-ibu transmigrasi untuk ikut dalam pelatihan ini sangat tinggi, namun untuk pelatihan kali ini baru bisa mengakomodir 40 peserta dari tiga UPT yakni Majuria, Sri Agung dan Jatisari.

”Ibu-ibu transmigrasi ini punya keinginan untuk maju itu sangat besar sekali, maka kita suport dengan berbagai pelatihan agar adanya peningkatan SDM dan menambah pengetahuan tentang strategi pengembangan usaha ekonomi untuk menambah penghasilan keluarga mereka,“ katanya.

Dengan adanya pelatihan ini, diharapankan pihak kecamatan bisa sinergi dengan ibu-ibu PKK UPT ini dan diikut sertakan dalam setiap kegiatan baik di tingkat kecamatan maupun Kabupaten. “Terima Kasih TP PKK Banyuasin, kiranya kedepan ada kesempatan kembali untuk pembinaan ibu-ibu transmigrasi ini,“ harapnya. (Dikominfo/PKP)