Dinkominfo Muba Sambut Hangat Kunjungan Wanita Penyandang Tunanetra

0

SEKAYU (fokus-sumsel.com) — Murtini, wanita penyandang tunanetra ini memiliki tekad dan keinginan kuat untuk “menaklukkan” seluruh wilayah Indonesia.

Bagi penyandang tunanetra seperti Murtini, berkeliling ke seluruh wilayah Indonesia bukan persoalan gampang. Dia harus membulatkan niat dan meminta persetujuan serta dukungan dari keluarganya.

Sebagai seorang tunanetra, perjalanan keliling Indonesia juga menjadi persoalan tersendiri. Tetapi, dia mengakui selama ini tidak begitu mendapat masalah dalam menyelesaikan misinya tersebut.

Senin (30/4) lalu, wanita optimis ini telah datang berkunjung ke Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Musi Banyuasin (Dinkominfo Muba) disambut hangat oleh Plt Kepala Dinkominfo Muba, Dicky Meiriando melalui Kepala Bidang Pengelolaan Komunikasi Publik (Kabid PKP) Nurmilah.

Ia bercerita mengenai tujuannya berjalan keliling Indonesia untuk memecahkan rekor Muri dengan kategori tunanetra keliling Indonesia.

“Saya dulu seorang dosen Pendidikan di Universitas Negeri Jakarta (UNJ), setelah saya mengalami kebutaan, saya berhenti mengajar,” ujarnya.

Selain mewujudkan ambisinya, Murtini juga mengaku perjalanannya keliling Nusantara juga bertujuan untuk mengetahui pelayanan di kantor-kantor pemerintah terhadap kaum difabel.

Setiap kali datang ke kabupaten/kota, Murtini selalu mendatangi kantor pemerintahan, bertemu dengan bupati/walikota, Polres, hingga TNI.

Saat dirinya bertandang ke kantor pemerintahan, Murtini selalu meminta kepada pejabat terkait untuk membuatkan surat keterangan bahwa dirinya sudah berkunjung ke lokasi tersebut. “Surat keterangan ini menjadi bukti yang kelak akan diberikan kepada pemerintah pusat,” katanya.

Alhamdulillah, ketika tim media center Dinkominfo Muba tanyakan mengenai pelayanan Dinas dan instansi yang telah ia kunjungi di wilayah Muba tersebut, menurutnya dalam katagori ramah, baik dan sangat melayani.

“Terima kasih bapak, ibu pengawai Dinkominfo Muba atas sambutannya, walaupun saya seorang tuna netra tapi saya disambut baik oleh seluruh pengawai dan staf Dinkominfo ini. Saya bangga dengan pelayanan yang ramah tamah ini,” tuturnya. (rel)