Diputuskan Cinta, Remaja Ini Perkosa Pacarnya

BATURAJA (fokus-sumsel.com) — Gara gara diputuskan cinta, Ir menjadi gelap mata. Remaja 18 tahun ini nekat merenggut kesucian sang kekasih berinisial MA (19). Akibatnya tersangka harus berurusan dengan polisi.

Warga Desa Negeri Sindang Kecamatan Sosoh Buay Rayap Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) ini sudah diamankan di Mapolsek Sosoh Buay Rayap untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Kapolres OKU, AKBP NK Widayana Sulandari melalui Kapolsek Sosoh Buay Rayap, Iptu Masdar Azum yang dikonfirmasi, Sabtu (13/4), membenarkan kejadian itu.

Kapolsek menjelaskan, pelaku ditangkap pada Jumat (12/4) sekitar pukul 15.30 WIB. Sebelum ditangkap pelaku menghubungi korban dan mengajak bertemu di Jalan Slayang Desa Tungku Jaya Kecamatan Sosoh Buay Rayap. Saat itu pelaku mau mengajak korban main ke rumahnya di Desa Negeri Sindang Kecamatan Sosoh Buay Rayap.

Selanjutnya korban berkoordinasi dengan Unit Reskrim Polsek Sosoh Buay Rayap dan petugas yang mendapat informasi itu langsung mengintai pelaku.

Setelah korban bertemu dengan pelaku dan pelaku mengajak korban menuju Desa Negeri Sindang di Jalan Selayang polisi melakukan penghadangan.

Selanjutnya pelaku dilakukan pemeriksaan badan dan ditemukan satu bilah pisau bergagang tanduk bersarungkan kulit yang digunakan oleh pelaku untuk mengancam korban. Pelaku ditangkap dan diamankan di Polsek Sosoh Buay Rayap untuk ditindaklanjuti secara hukum.

Saksi korban dihadapan polisi pemeriksanya menerangkan, pada 5 April 2019 sekitar pukul 15.00 WIB main ke rumah pelaku dengan tujuan untuk memutuskan hubungan asmara diantara mereka berdua.

Namun pelaku tidak terima diputuskan. Saat korban hendak pulang tiba-tiba pelaku menarik tangan korban. Pelaku yang emosi diputuskan cinta ini langsung mencabut pisau dan mengancam korban.

Dibawah ancaman senjata tajam, korban yang masih berstatus pelajar ini diseret ke dalam kamar lalu disetubuhi sebanyak satu kali.

Selanjutnya korban pulang ke rumah dan menceritakan peristiwa yang baru saja menipanya kepada keluarganya. Lalu warga Desa Lubuk Baru Kecamatan Sosoh Buay Rayap ini melapor ke kantor polisi ditemani keluarganya.

Terpisah Kasatreskrim Polres OKU, AKP Alex Andriyan SKom mengatakan, polisi sudah mengamankan barang bukti yang disita dari tersangka Muhammad Irfan alias Irfan berupa satu bilah pisau bergagang tanduk bersarungkan kulit yang dilapisi dengan isolasi warna hitam dan bertali warna hitam dengan panjang sekira 30 cm.

Pisau ini diduga digunakan tersangka untuk mengancam korban agar menuruti kemauannya. Kemudian barang bukti yang disita dari korban berupa satu helai baju warna pink.

Dan satu helai celana panjang jenis jeans serta satu helai celana dalam warna pink. Tersangka dijerat Pasal Pasal 285 KUHP dengan ancaman paling lama 12 tahun. (kie)

Spread the love