Disnaker Trans OKI akan Panggil Pihak PT SAG

0

KAYUAGUNG (fokus-sumsel.com) — Terkait aksi demo masyarakat Kayuagung yang tergabung dalam Serikat Pemuda dan Mahasiswa Sumatera Selatan (SPM- Sumsel) pada Rabu (30/5) yang menuntut agar pihak berwenang yang menangani ketenagakerjaan segera mengusut tuntas masalah upah pekerja, serta BPJS  yang diberikan oleh pihak PT  SAG di stasiun pengisian dan pengangkutan bulk elpiji (SPPBE) Kayuagung, maka Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi OKI akan segera memanggil pihak PT tersebut.

Menurut SPM Sumsel, upah yang diberikan oleh pihak PT  SAG tersebut hanya Rp 1 juta/ bulan kepada pekerja, kalaupun lebih itu merupakan uang lembur.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja OKI, Tohir Yanto S.Sos saat dikonfirmasi Wartawan menegaskan, laporan SPM Sumsel sudah diterima, pihak PT SAG akan dipanggil. Hal ini juga segera dilaporkan dan dikoordinasikan kepada Dinas tenaga kerja dan transmigrasi provinsi. “Kita juga akan bekerjasama dengan dinas terkait lainnya agar permasalahan ini segera direalisasikan,” terangnya.

Sejak adanya perubahan Nomenklatur, kewenangan pengawasan ketenagakerjaan dan transmigrasi OKI kembali ke Dinas Tenaga kerja dan Transmigrasi provinsi.

Lanjutnya, meski demikian pihaknya tetap akan memperjuangkan tuntutan para tenaga kerja melalui SPM ini. “Untuk itu kita akan mengkoordinasikan laporan SPM Sumsel ini ke pihak provinsi,” tegasnya.

Mengenai data maupun upah yang diberikan oleh pihak PT SAG kepada para tenaga kerjanya kita belum tahu ” sampai saat  ini kita belum menerima data tenaga kerja PT SAG,  meski kewenangan tersebut merupakan kewenangan pihak provinsi.

“Kita minta kepada pihak PT.SAG agar memberikan data berapa jumlah tenaga kerja yang ada serta berapa upah yang diberikan oleh pihak SPPBE PT. SAG kepada para pekerjanya,” tegasnya.

Apabila nantinya laporan SPM terbukti, masalah penindakan maupun pemberian sanksi itu kewenangan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi provinsi, apalagi sekarang ini sudah ada UPTD Tenaga kerja dan transmigrasi yang kepala UPTD nya yakni Barita. (g-wijaya)