Dituding Cepu Polisi, Punggung Rusli Ditikam

0

KAYUAGUNG (fokus-sumsel.com) – Dengan pisau masih tertancap di punggungnya, Rusli alias Nangli (45) dilarikan warga ke Puskesmas Sirah Pulau (SP) Padang untuk mendapat pertolongan medis, meski akhirnya harus dirujuk ke RSU Mohammad Hoesin Palembang, Senin (17/12) siang.

Informasi didapat menyebutkan, sekitar pukul 13.30 Wib, korban yang merupakan warga Desa Bungin Tinggi Kecamatan SP Padang ini ditikam seseorang berinisial D, saat dirinya berada di Dusun Suka Pindah, Desa Awal Terusan Kecamatan SP Padang.

Meski belum jelas penyebabnya, namun informasi beredar di masyarakat korban ditikam karena permasalahan hutang piutang sebesar Rp500 ribu dan dianggap sebagai ‘Cepu’ polisi, terkait tertangkapnya tersangka Dedi dalam kasus sajam yang merupakan sahabat pelaku.

Kapolres OKI, AKBP Donni Eka Syaputra melalui Kapolsek SP Padang, IPTU A Bahtiar saat dikonfirmasi, Selasa (18/12) mengatakan, mendengar kejadian tersebut sekitar pukul 14.00 Wib dirinya beserta Kanit Reskrim, Kanit IK dan 2 anggota lainnya mendatangi TKP untuk melakukan penyelidikan.

“Memang benar telah terjadi tindak pidana penganiayaan terhadap korban Rusli alias Nangli yang dilakukan oleh pelaku (dalam lidik) dengan menggunakan 1 bilah senjata tajam jenis pisau garpu. Tetapi hingga saat ini korban maupun keluarganya belum melapor ke kita,” ungkap Kapolsek.

Lanjut Kapolsek, lelaku menusuk atau menikam korban sehingga mengalami luka tusuk di bagian bawa punggung sebanyak 1 liang. Korban dibawa oleh saksi ke Puskesmas SP Padang untuk divisum Et Repertum hingga akhirnya di rujuk ke RSU Muhammad Hoesin Palembang.

“Selain mendatangi lokasi kejadian yakni Dusun Suka Pindah Desa Awal Terusan Kecamatan SP Padang OKI, kita juga telah mengamankan barang bukti 1 bilah senjata tajam jenis pisau garpu milik pelaku dan meminta keterangan saksi-saksi,” pungkas Kapolsek. (febri)