Divonis 12 Tahun Penjara, Alex Noerdin Nyatakan Banding

0
Terdakwa Alex Noerdin menyatakan banding usai majelis hakim memvonisnya bersalah dan menjatuhi hukuman 12 tahun penjara, saat sidang di PN Tipikor Palembang, Rabu (15/6). Foto: Nasuhi Sumanto

PALEMBANG – Mantan Gubernur Sumsel Alex Noerdin divonis Majelis hakim dengan hukuman pidana selama 12 tahun penjara dalam kasus dugaan korupsi Masjid Sriwijaya serta dugaan kasus korupsi pembelian gas bumi oleh BUMD Perusahaan Daerah Pertambangan dan Energi (PDPDE) Sumsel.

Hal tersebut diketahui dalam persidangan yang digelar di pengadilan Negeri (PN) Palembang klas 1A khusus Tipikor, Rabu (16 /6).

Dalam Amar putusan majelis hakim Yoserizal SH MH, bahwa perbuatan terdakwa Alex Noerdin melanggar Pasal 2 ayat (1) tentang dugaan melakukan pidana korupsi bersama-sama.

“Mengadili Dan Menjatuhkan terdakwa Alex Noerdin dengan pidana penjara selama 12 Tahun dan denda Rp1 miliar serta subsider 6 bulan,” terang Majelis hakim saat di persidangan.

Menanggapi putusan tersebut terdakwa Alex Noerdin sendiri melalui sambungan teleconference menyampaikan sikap untuk menyatakan banding.

Diberitahukan dalam persidangan sebelumnya Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejagung, serta tim Kejati Sumsel menuntut terdakwa Alex Noerdin dengan hukuman pidana penjara selama 20 tahun denda Rp 1 miliar subsider 6 bulan.

Serta uang pengganti diperkara PDPDE Sumsel sebesar 3,2 juta dolar Amerika Serikat, dan diperkara Masjid Sriwijaya uang pengganti Rp 4,8 miliar dengan ketentuan jika selama 1 bulan usai vonis inkrah tidak dibayar maka asetnya akan disita.

Jika harta benda terdakwa yang disita tidak mencukupi uang pengganti kerugian negara tersebut, maka diganti dengan pidana 10 tahun penjara. (yns)