Dua Kurir Sabu 10 Kg Lintas Provinsi Terancam 20 Tahun Penjara

0
Suasana sidang lanjutan terhadap dua kurir sabu lintas provinsi di Pengadilan Negeri (PN) klas 1A khusus Palembang dengan agenda pemeriksaan Saksi Kamis (23/6). Foto: Nasuhi Sumanto

PALEMBANG – Dua terdakwa kurir narkotika jenis sabu seberat 10 kilogram (Kg), yakni Aidil Fitri dan Yadit Haryono, menjalani sidang lanjutan di Pengadilan Negeri (PN) klas 1A khusus Palembang dengan agenda pemeriksaan Saksi Kamis (23/6).

Dihadapan Majelis Hakim Harun Yulianto SH MH, Jaksa Penuntut umum (JPU) Kejati Sumsel Herman SH melalui Jaksa Penganti Rini Purnama Wati SH MH menghadirkan saksi dari kepolisian Polda Sumsel saat melakukan penangkapan terhadap terdakwa.

Dalam keterangannya saksi menceritakan kronologis pada saat penangkapan kedua terdakwa. Usai mendengarkan keterangan saksi yang dihadirkan oleh JPU, Majelis Hakim menunda jalan persidangan pekan depan dengan Agenda menghadirkan saksi lain.

Dalam dakwaan JPU, kejadian bermula pada saat terdakwa Yadit Haryono dihubungi oleh Anton (DPO) yang menawarkan kepada terdakwa Yadit Haryono untuk mengambil Narkotika jenis sabu seberat 10 kg di Kota Palembang.

Selanjutnya terdakwa Yadit Haryono mengajak terdakwa Aidil Fitri untuk mengambil Narkotika tersebut. Pada 11 Maret 2022 lalu keduanya berangkat dari Desa Babat, Kecamatan Penukal, Kabupaten PALI dengan mengendarai sepeda motor menuju Kota Palembang.

Kemudian para terdakwa dengan arahan seseorang sesuai perintah Anton (DPO), diarahkan menuju Losmen Al-Mukaromah di Jalan Letjen Harun Sohar, Kelurahan Kebun Bunga, Kecamatan Sukarami Kota Palembang.

Tak lama berselang akhirnya kedua terdakwa ditangkap oleh Polda Sumsel di halaman parkir Losmen tersebut. Kemudian setelah dilakukan penggeledahan ditemukan barang bukti sabu seberat 10 kg di dalam tas ransel warna hitam, saat keduanya hendak keluar dari Losmen tersebut.

Atas perbuatanya kedua terdakwa diancam dua pasal berlapis yakni pasal 114 ayat (2) Jo pasal 132 ayat (1) Undang-undang Republik Indonesia No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Serta  Pasal 112 ayat (2) Jo Pasal 132 ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika. (yns)