Dua Pemuja Sabu Divonis Ringan 

0

PALEMBANG – Nur Andry Wijaya bersama Ishak Lubis dapat bernafas lega lantaran divonis ringan oleh majelis hakim PN klas 1 A khusus Palembang dengan vonis 4 tahun 6 bulan penjara, Rabu (17/7).

Vonis tersebut rendah lantaran terdakwa dibuktikan oleh majelis hakim diketuai Toch SH MH dengan pasal 112 ayat UU No 35 tahun 2009 tentang narkotika yang berbunyi setiap orang yang tanpa hak atau melawan hukum memiliki, menyimpan, menguasai, atau menyediakan narkotika Golongan 1 bukan tanaman, dipidana dengan pidana penjara paling singkat 4 tahun dan paling lama 12 tahun dan pidana denda paling sedikit Rp800 juta dan paling banyak Rp8 miliar. “Terdakwa dianggap tidak mengindahkan program pemerintah tentang pemberantasan narkotika,” jelas hakim.

Sebelumnya, oleh JPU Faisal SH terdakwa dituntut dengan hukuman 6 tahun penjara. Atas vonis tersebut terdakwa menyatakan menerima, sementara jaksa fikir-fikir sebelum akhirnya sidang dinyatakan selesai dan ditutup.

Diketahui, berawal terdakwa 1 Nur Andry Wijaya dan terdakwa Ishak Lubis berencana untuk membeli narkotika jenis sabu-sabu lalu mereka terdakwa membeli sabu-sabu seharga Rp100.000 dengan cara patungan masing-masing sebesar Rp50.000. Kemudian mereka terdakwa pergi membeli Narkotika jenis sabu-sabu dari l ACUN (DPO) di daerah 14 Ilir Palembang.

Setelah mendapatkan satu paket kecil Narkotika jenis sabu-sabu dari ACUN (DPO), Selanjutnya para terdakwa pergi, dalam perjalanan pulang kedua terdakwa distop oleh Anggota Kepolisian Sektor Ilir Timur I Palembang yang merasa curiga dengan gerak gerik keduanya lalu melakukan penggeledahan namun tidak ditemukan.

Merasa belum puas, dua terdakwa digelandang ke kantor Polsekta Iir Timur I Palembang dan kembali melakukan penggeledahan terhadap badan keduanya sebelum akhirnya menemukan satu paket kecil narkotika jenis sabu-sabu seberat 0,087 gram di selangkangan paha terdakwa Nur yang mana menurut pengakuannya satu paket kecil sabu-sabu tersebut dibelinya dari ACUN (DPO) seharga Rp100.000 merupakan uang patungan mereka terdakwa berdua masing-masing sebesar Rp50.000. (yns)