Dua Tukang Ojek di Baturaja Nyambi Jual Ganja

0
Kedua tersangka saat diamankan di Mapolres OKU
Kedua tersangka saat diamankan di Mapolres OKU

BATURAJA (fokus-sumsel.com) — Dua tukang ojek di kawasan Kelurahan Saung Naga, Kecamatan Baturaja Barat, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) bernama Feri Chanedi dan Heriyanto alias Engel tergolong nekat. Pasalnya, keduanya mencari penghasilan tambahan dengan mengedarkan narkoba jenis daun ganja kering.

Sialnya, bisnis haram kedua tersangka berhasil diendus aparat kepolisian dan keduanya pun dijebloskan ke penjara.

Adapun barang bukti yang berhasil diamankan dari salah satu tersangka yakni Heri lumayan cukup banyak mencapai 1 kilogram lebih atau kalau dirupiahkan senilai Rp 5 juta yang didapatnya dari rekannya di Palembang.

Kapolres OKU, AKBP NK Widayana Sulandari saat gelar konferensi pres, Selasa (27/3), menyebutkan, jika kedua tersangka berprofesi sebagai tukang ojek dan sudah menjalankan bisnis haram itu lumayan cukup lama.

Bahkan salah satu tersangka yakni Heriyanto merupakan residivis yang sudah dua kali masuk penjara karena terlibat kasus pencurian sepeda motor (curanmor) dan mengedarkan sabu-sabu.

Adapun ronologis penangkapan kedua tersangka sendiri kata Kapolres, bermula dari laporan masyarakat yang resah dengan sepak terjang Feri yang diduga sering mengedarkan ganja di kampungnya.

Mendapat laporan itu lanjut Kapolres, polisi berpakaian preman langsung mengintai tersangka dan setelah yakin polisi langsung mencegat Feri saat sedang mengojek di kawasan Pasar Atas Baturaja.

Dari hasil penggeledahan ungkap Kapolres, pihaknya menemukan ganja paket kecil yang dibungkus kertas dimasukan di dalam kotak rokoknya.

Lalu, dilakukan penyelidikan dan pengembangan. Hasilnya, ditangkaplah Heriyanto alias Engel warga Baturaja. Nah, dari Heri inilah polisi berhasil mengamankan sebanyak 1 kilogram ganja yang disimpan pelaku di dalam tong cat di kediamanya.

Dari pengakuan pelaku Hery, ganja tersebut didapatnya dari rekanya di Palembang. “Pelaku sendiri mendapat kiriman ganja dari Palembang lewat jalur darat menggunakan mobil travel. Pelaku membeli 1 kg ganja itu seharga Rp3,5 juta dan menjual lagi per paket kecil Rp50 ribu,” jelas Kapolres.

Kedua pelaku diancam UU Narkotika No 35 tahun 2009 dengan ancaman kurungan maksimal 20 tahun penjara. (ags)