Gagal Masuk Polri, Uang Rp140 Juta Raip

0

PALEMBANG (fokus-sumsel.com) — Edwar Hidayatullah (21) ditemani sang ayah, Arjab (52), melaporkan SN, seorang oknum ASN yang berdinas di Dit Binmas Polda Sumatera Selatan (Sumsel).

SN dilaporkan ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda Sumsel, Selasa (19/3), terkait kasus penipuan dalam penerimaan Secaba Polri tahun 2017/2018.

Karena penipuan itu, warga Jalan Palembang Jambi, Desa Supat Timur Dusun Enam Kecamatan Babat Supat, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) ini mengalami kerugian uang sejumlah Rp140 juta. Dimana dengan mahar sebesar itu, Edwar dijanjikan akan diterima masuk menjadi anggota Polri.

“Awalnya saya dijanjikan ibu itu (SN) masuk Secaba Polri, pada tahun 2018 dengan memberikan uang Rp140 juta. Jika tidak masuk uang akan dikembalikan utuh, namun kenyataanya lain. Setelah saya gugur dalam menjalani tes, uang tidak kunjung dikembalikan,” ujar Edwar.

Dia mengaku, sudah mendatangi rumah SN untuk meminta uangnya kembali pada Desember 2018 lalu. Ketika itu SN berjanji akan mengembalikan uang pada akhir Januari 2019.

“Namun ketika ditangih, terlapor tidak mengembalikan uang kami. Karena tidak ada kepastian kami terpaksa melaporkan ke Polisi,” ungkap Edwar.

“Dia juga setiap kali ditemui selalu mengatakan uang yang diberikan korban masih berada di Mabes Polri,” Edwar menambahkan.

Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Pol Supriadi saat dikonfirmasi, Rabu (20/3), membenarkan adanya laporan korban penipuan. Dimana modusnya terlapor menjajikan bisa melululuskan korbannya menjadi anggota polisi.

“Saat ini laporan korban sudah diterima dan selanjutnya akan dilimpahkan ke Ditreskrimum untuk ditindaklanjuti,” terangnya. (yns)