Home / Sumsel / Banyuasin / Gagal Paham Jika Ada Angapan Kadin Ambil Lahan Kontruksi

Gagal Paham Jika Ada Angapan Kadin Ambil Lahan Kontruksi

Hits: 233

PANGKALAN BALAI (fokus-sumsel.com) — Kamar Dagang dan Industri Kabupaten Banyuasin beberapa pekan terakhir menjadi buah bibir pengamat khususnya juga di kalangan pengusaha kontruksi, hal ini terus berkembang dimana perusahaan yang akan mengerjakan proyek harus memiliki Kartu Tanda Anggota (KTA) Kamar Dagang Imdonesia (Kadin). Jelas hal ini tidak benar.

Prihal ini diutarakan Ketua Asosiasi Kontraktor Seluruh Indonesia (AKSI) Banyuasin M Aini ST. “Ya itu tidak benar sebab yang menjadi acuan perusahaan kontruksi sesuai Perpres dan Permen harus memiliki Surat Izin Usaha Jasa Kontruksi (SIUJK) yang dikeluarkan Lembaga Usaha Jasa Kontruksi (LUJK) bukan karena ada KTA Kadin,” sesalnya saat dibincangi Senin (5/3).

Pernyataan Bupati jelas bahwa tidak pernah memerintahkan Kadin kalau kontraktor bergerak di kontruksi diharuskan memiliki KTA Kadin baru bisa ikut pengerjaan proyek penunjukan langsung (PL).

Itu hanya gagal paham, tetapi agar Kadin mendata sekaligus perusahaan mana saja yang masih aktif di Kabupaten Banyuasin dengan demikian nantinya menjadi rujukan pemerintah daerah dalam hal pembagunan di Banyuasin. “Sudah jelas sekarang harus ada KTA kadin tidak benar dan itu kami dengar langsung dari bupati,” ujarnya.

Sementara Ketua Kadin Banyuasin Fauzi SE, juga membantah kalau pihaknya mengharuskan kontraktor ada KTA Kadin, itu penerjemahan keliru.

“Jadi, Kadin hanya sebatas mendata jumlah perusahaaan di Banyuasin yang nantinya menjadi bahan untuk pemerintah daerah agar mengetahui jumlah perusahaan. Kadin di sini sebagai wadah perusahaan dan sakaligus pembina para pengusaha,” tegasnya. (den)

About fokusmediaku

Baca Juga

FKUB Banyuasin Gelar Doa Bersama untuk Pilkada dan Asian Games

Hits: 24 PANGKALAN BALAI (fokus-sumsel.com)– Menghadapi dua agenda besar di Sumatera Selatan, yakni Asian Games …