Gara-gara Tersinggung, Pelajar dan Mahasiswa Bersimbah Darah Dibacok Petani

0

BATURAJA – Gara-gara tersinggung, tiga orang pemuda asal Dusun V Desa Bindu, Kecamatan Peninjauan, Kabupaten OKU, terlibat cekcok mulut. Naas, dua diantaranya yang berstatus pelajar dan mahasiswa terkapar di tanah bersimbah darah akibat dibacok oleh salah seorang diantaranya.

Korban diketahui bernama Dona Romanza (18), warga Dusun V Desa Bindu, Kecamatan Peninjauan. Dona mengalami luka cukup parah ditikam pelaku Albet Sulistiawan (21), warga Dusun II, Desa Mendala.

Luka-luka yang dideritanya masing-masing pada kaki kanan, tangan, luka putus di jari kelingking dan jari manis, luka di lengan, bahu dan di belakang telinga.

Sedangkan korban yang berstatus mahasiswa, Hendri Yadi (18), warga Dusun I, Desa Lunggaian, Kecamatan Lubuk Batang, cukup beruntung hanya mengalami lebih sedikit. Yakni terluka di kepala panjang 11 Cm lebar 5 Cm. Serta luka di tangan bagian telunjuk kiri dan jempol kanan.

Peristiwa penganiayaan tersebut terjadi di Jl Lintas Desa Mendala, antara Desa Mendala dan Desa Karang Dapo, Kecamatan Peninjauan, Senin (06/04), sekitar pukul 14.00 WIB.

Kapolres OKU AKBP Arif Hidayat Ritonga SIK MH melalui Kapolsek Peninjauan Iptu Hamid SH, saat dikonfirmasi, Selasa (07/04) menjelaskan, peristiwa berdarah itu bermula dari pelaku Albet dari Desa Mendala hendak ke kebun meggunakan sepeda motor.

“Saat tiba di TKP pelaku bertemu dengan korban. Pelaku sempat meminta rokok dengan teman korban setelah itu salah satu dari teman korban menyuruh pelaku pergi,” jelasnya.

Namun pelaku enggan pergi dan tersinggung hingga terjadi adu mulut sampai saling dorong hingga berkelahi.

Pelaku sempat berlari dikejar oleh korban sehingga pelaku mencabut pisau dan membacoknya kepada kedua korban hingga menyebabkan korban mengalami luka bacok.

Pelaku kemudian meninggalkan TKP dan korban dibantu warga dilarikan ke Puskesmas terdekat untuk diobati.

Kemudian sekitar pukul 15.30 WIB pelaku mendatangi Mapolsek Peninjauan untuk menyerahkan diri dan langsung diamankan.

Polisi mengamankan barang bukti berupa sepeda motor pelaku dan sebilah pisau bergagang coklat sarung kulit coklat tua.

“Antara pelaku dengan korban sebelumnya pernah adanya rasa ketersinggungan selama bergaul. Tapi antara mereka selama ini juga terjalin hubungan yang baik dalam bergaul bersama,” pungkas Iptu Hamid. (kie)