Gelapkan Motor Teman, Dua Sekawan Diciduk Polisi

PALEMBANG (fokus-sumsel.com) -Reskrim Polsek Seberang Ulu (SU) II Palembang, meringkus dua remaja penggelapan sepeda motor pada Selasa (9/4) siang. Pelaku yakni Alif (19) dan Andi (19), warga Jalan Pertahanan Kelurahan 16 Ulu, Kecamatan SU II Palembang. Keduanya diringkus  di Pasar 26 Ilir Palembang.
Berdasarkan data yang dihimpun, kedua pelaku nekat melakukan aksi penggelapan sepeda motor dengan korban orang yang mereka kenal, lantaran tidak mempunyai pekerjaan.
Salah satu tersangka Alif mengaku, aksi penggelapan sepeda motor yang dilakukan sudah dua kali mereka lakukan. “Dua motor yang kami gelapkan itu, motor dari kawan-kawannya Andi pak. Pertama motor Revo, kelang seminggu motor Beat. Awalnya motor kami pinjem, tapi tidak kami kembalikan lagi,” ungkap Alif.
Usai berhasil menggelapkan sepeda motor, lanjut remaja pengangguran ini, motor tersebut dijualkan oleh keponakan Andi berinisial ML di kawasan Bom Baru.
“Motor Revo dijual Rp1,5 juta, motor Beat Rp2,3 juta. Saya dapat dari motor Revo Rp700 ribu, dan dari motor Beat Rp1,5 juta. Sedangkan Andi dikasih Rp300 ribu dari jual motor Revo, tapi dari motor Beat Andi tidak dapat,” jelasnya.
Sementara dari pengakuan Andi mengatakan, sengaja melakukan pengelapan motor karena tidak ada pekerjaan. “Iya pak saya tidak ada pekerjaan jadi untuk kebutuhan sehari hari terpaksa kami harus menipu dan menggelapkan motor yang kami minjam dari orang yang kami kenal,” sebutnya.
Sementara Kapolsek SU II Palembang, Kompol Yenny Diarti, didampingi Kanitreskrim Ipda Andrian, menuturkan, pihaknya berhasil meringkus kedua pelaku yang sudah dua kali melakukan penggelapan sepeda motor.
“Modusnya kedua pelaku ini sama, meminjam sepeda motor korbannya lalu tidak dikembalikan lagi,” ucap Kompol Yenny, Kamis (11/4).
Yenny menyebut, dari pengakuan kedua pelaku antara korban saling kenal. Mereka melakukan aksi penggelapan karena tidak mempunyai pekerjaan. “Atas perbuatannya, kedua pelaku dikenakan pasal 378 KUHP, tentang Penggelapan dengan ancaman 5 tahun penjara,” tukasnya. (yns)
Spread the love