Harta Benda Sindikat Narkoba Disita Negara

0

PALEMBANG — Enam dari sembilan terdakwa bandar sabu asal Surabaya, komplotan Letto CS menjalani sidang tindak pidana pencucian uang (TPPU) hasil kejahatannya dengan agenda tuntutan jaksa, Jumat (14/6).

Mereka adalah Nazwar Syamsyu alias Letto (25), Mohammad Hasanuddin alias Hasan (38), Candra Susanto alias Candra (23), Andik Hermanto alias Andik (24), Trinil Sirna Prahara alias Trinil (21) dan Ony Kurniawan Subagyo alias Oni (23).

Sidang digelar di pengadilan negeri kelas 1 A kota Palembang dengan Jaksa Penuntut Umum (JPU), Purnama SH. Dalam persidangan, jaksa menuntut agar semua harta dari hasil kejahatan para pelaku agar dirampas untuk negara.

“Hal ini sesuai dengan perumusan di dalam dakwaan kesatu pasal 3 UU RI No 8 tahun 2010 tentang tindak pidana pencucian uang Jo pasal 64 ayat (1) ke -1 KUHP,” ujarnya.

Saat ditemui setelah persidangan, Purnama mengatakan para terdakwa tidak dikenakan pidana badan dan pidana denda. Hal ini dikarenakan para terdakwa telah mendapatkan hukuman maksimal dari kejahatan Narkotika yang dilakukannya yakni hukuman mati.

“Sehingga berdasarkan pertimbangan itu kita hanya mengenakan hukuman perampasan harta dan dikembalikan pada negara,” ujarnya.

Sedangkan untuk barang-barang dari para terdakwa yang tidak memiliki nilai ekonomis akan dirampas untuk dimusnahkan.

“Terkait jumlah harta dari para terdakwa yang akan dikembalikan pada negara, ada uang tunai sekitar Rp400 juta, beberapa unit mobil dan barang-barang lain,” ungkapnya. (yns)