Hidup Sebatang Kara, Kakek Ini Ditemukan Tewas di Rumahnya

0

# Diduga sakit

BATURAJA – Tinggal sebatang kara, Slamet Suwardi (60) ditemukan tidak bernyawa lagi di kamar mandi rumahnya yang berlokasi di Jalan Letkol H Mahmud Abu Hasan, RT 13 RW 05, Kelurahan Batu Kuning, Kecamatan Baturaja Barat, Kabupaten OKU, Sabtu (30/01) malam.

Tubuhnya pertama kali ditemukan oleh Wahyudi yang tinggal tak jauh dari kediaman Slamet. Mulanya, Wahyudi hendak mengunjungi Slamet karena sudah satu pekan korban mengalami sakit demam.

Wahyudi mengetuk pintu dan memanggil pria tua yang kesehariannya adalah petani itu, namun tidak ada jawaban dari dalam rumah.

Karena tidak ada jawaban, Wahyudi mencoba masuk ke dalam rumah dan memeriksa ruangan dalam. Betapa terkejutnya Wahyudi melihat Slamet dalam keadaan tergeletak di dalam kamar mandi dengan posisi tertelungkup.

Wahyudi mencoba memegangkat tangan kanan Slamet, ternyata tubuh korban sudah dingin dan kaku. Menyadari korban sudah tidak bernyawa lagi, Wahyudi langsung memanggil pemilik rumah bernama Ilham Yani yang kebetulan rumahnya bersebelahan dengan rumah yang ditempati Selamet.

Melihat Slamet sudah tergeletak tak bernyawa, pemilik rumah langsung menginformasikan kepada Ketua RT setempat bernama Musa.

Kemudian, ketua RT langsung melaporkan kejadian itu ke polisi melalui Bhabin Kamtibmas Batukuning. Tidak beberapa lama kemudian, Kanit Reskrim Polsek Baturaja Barat Ipda Bustami bersama anggota tiba di TKP.

Polsek dibantu SPK Polres OKU dan Tim Inavis langsung melakukan olah TKP.
Selanjutnya korban dibawa ke RSUD DR H Ibnu Sutowo Baturaja untuk dilakukan Visun et revertum.

Setelah dilakukan visum, korban diserahkan kepada keluarga melalui Ketua RT setempat bernama Musa untuk dimakamkan.

Kapolres OKU, AKBP Arif Hidayat Ritonga, didampingi Kasubag Humas, AKP Mardi Nursal, dan Kapolsek Baturaja Barat, AKP Ujang Abdul Aziz, membenarkan adanya penemuan mayat di Batukuning.

Menurut Kapolres, polisi sudah memeriksa beberapa saksi dan mengamnkan barang bukti di TKP berupa sebutir tablet paracetamol dan satu sachet puyer merk Bintang Toejoe no.16. Tidak ada tanda-tanda kekerasan di tunbuh korban dan warga sudah membuat pernyataan tidak diotopsi.

Dikatakan Kapolres, berdasarkan informasi dari warga sudah satu minggu korban sakit dan selama ini ada penyakit sesak nafas dan sakit pinggang.
Selama ini korban menumang dirumah warga karena korban sebatang kara tidak ada keluarga di Baturaja. (kie)