Hotel Aryaduta Digugat Pelanggannya ke Meja Hijau

0

PALEMBANG – Merasa dirugikan sebesar Rp75.000.000.00,- serta dipermalukan oleh managemen Hotel Aryaduta Palembang, Rita Bayani didampingi kuasa hukumnya Advokad M Gustriyan SH dari kantor hukum Darmadi Jufri SH mengajukan gugatan pada PN Klas 1 A Khusus Palembang, Senin (15/7).

Sidang gugatan dipimpin langsung oleh ketua majelis Hakim Abu Hanifa SH pada PN Klas 1 A khusus Palembang dengan agenda pemeriksaan saksi-saksi.

Menurut Rita melalui kuasa hukumnya Gustrian SH bahwa gugatan tersebut dilayangkan kepada Aryaduta Palembang bermula saat Rita memakai fasilitas Hotel Aryaduta Palembang untuk acara pernikahan anaknya Venty dan Angga pada 6 Oktober 2018 lalu dengan total kontrak Rp340 juta lebih.

Dalam hal ini, penggugat dinilai membuat kerugian atas tergugat lantaran makanan atau hidangan pesta yang disajikan diduga kuat oleh hotel bintang 5 ini usai disajikan sisa makanan pesta yang tak termakan malah ditarik oleh pihak catering hotel dan tidak ada konfirmasi ke pihak penggugat yang berkeinginan membawa pulang sisa makanan yang tentunya sudah mereka bayar dalam kontrak tersebut didukung dengan rekaman CCTV Hotel.

“Klien kami sudah melayangkan komplain pada managemen sebanyak 2 kali, namun tidak ada titik terang sehingga klien kami sangat merasa dirugikan dalam hal ini,” terang Gustrian.

Terkait Gugatan tersebut, pihak Hotel Aryaduta Palembang Yossi selaku Public Relationship saat dihubungi mengaku, belum bisa menjawab banyak terkait masalah tersebut dan akan dikoordinasikan terlebih dahulu dengan kuasa hukum mereka.

Sedangkan kuasa hukum Hotel Aryaduta Palembang, Advokad Arthur Panjaitan SH melalalui telepon seluler menegaskan, apa yang disampaikan tergugat dinilai terlalu mengada-ada dan terkesan mencari pembenaran sepihak.

”Klien kami menagih sisa hutang yang belum dibayarkan mencapai Rp12 jutaan. Kita sudah layangkan tiga kali somasi kali terakhir kita terima pembayaran sebesar Rp36 jutaan. Besok kita akan hadirkan saksi-saksi dari kita,” terang Arthur singkat. (yns)