Ibi Reni Akhirnya Bisa Bawa Pulang Bayinya

0

BATURAJA (fokus-sumsel.com) — Tergerak hati untuk membantu biaya persalinan dan perawatan bayi dari Reni Novita Sari (20) di RSUD Ibnu Sutowo Baturaja, para wartawan yang bertugas di Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) menggelar aksi galang dana, Jumat (21/12).

Dua kotak amal dari kardus disediakan wartawan yang tergabung dalam Forum Jurnalis OKU Bersatu itu.

Kegiatan yang dilakukan wartawan koran cetak, online dan televisi yang bertugas di OKU ini, untuk membantu pihak keluarga membayar biaya rumah sakit agar bayi Reni bisa keluar dari RSUD Ibnu Sutowo Baturaja.

Aksi penggalangan dana ini disambut baik masyarakat. Sumbangan dari kawan-kawan media saja sudah mencapai jutaan rupiah. Belum lagi dari masyarakat dan pihak lain.

Alhasil, hanya dalam waktu sejam lebih, kegiatan yang dilakukan spontan ini berhasil mengumpulkan dana lebih kurang sebesar Rp9.879.000. Dana itu dihimpun dari individu/ perorangan termasuk wartawan, lembaga (Baznas OKU) dll, maupun Calon Legislatif (Caleg).

“Dari total dana tersebut, Rp5.520.000 dibayarkan ke rumah sakit dan sisanya diberikan kepada kedua orang tua bayi tersebut,” kata Herman Sawiran perwakilan wartawan didampingi Radius Susanto.

Kegiatan sosial ini, menurut dia, dilaksanakan tanpa ada maksud untuk menyudutkan pihak lain. Ini murni untuk membantu sesama. Mengingat keluarga pasien tidak mampu, oleh karenanya penggalangan dana ini dilakukan.

“Alhamdulillah sambutan cukup baik. Hasil penggalangan dana ini telah kami sampaikan atau serahkan kepada pihak keluarga. Kami mengucapkan terima kasih kepada kawan-kawan dan dan masyarakat yang telah menyumbangkan uang mereka untuk bayi ibu Reni,” kata Herman.

Sementara Direktur RSUD Ibnu Sutowo, dr Rynna Dyana mengapresiasi aksi kepedulian yang dilakukan para wartawan di OKU. “Alhamdulillah, kawan-kawan wartawan yang mendengar berita itu langsung menggalang dana. Saya apresiasi,” kata Rynna.

Ia pun sedikit meluruskan berita yang beredar sebelumnya. Bahwa sebenarnya, bayi tersebut tidak apa-apa. Kondisinya dalam perawatan, bukan ditahan.

“Kita dari pihak Rumah Sakit begitu keluarga pasien minta keringanan biaya, langsung menghentikan pembiayaan. Tapi karena sudah teregister dalam pasien umum, sehingga dalam sistem tidak bisa dihapus, jadi harus diselesaikan. Itu saja,” katanya.

Pantauan di RSUD Ibnu Sutowo bayi ibu Reni sendiri sudah bisa dibawa pulang dari rumah sakit sekitar pukul 11.00 Wib usai biaya administrasinya diselesaikan oleh wartawan. Yang bersangkutan, langsung diantarkan pulang ke Desa Lubuk Rukam Kecamatan Peninjauan. (ags)