Ini Kronologis Terungkapnya Kasus Pembunuhan Satu Keluarga di Palembang

0
Polisi saat memeriksa para saksi
Polisi saat memeriksa para saksi

PALEMBANG (fokus-sumsel.com) — Pembunuhan sadis dengan menggunakan senjata api kembali terjadi di Kota Palembang. Kali ini, satu keluarga terdiri dari ayah, ibu, dan dua orang anaknya ditemukan tewas mengenaskan di rumahnya yang terletak di Jalan Said Toyib, Komplek Villa Kebun Sirih, Kelurahan Bukit Sangkal, Kecamatan Kalidoni, Blok A 18, Palembang, Rabu (24/10).

Para korban diidentifikasi bernama Fransiscus (47, ayah), ibu Margaretha (45), dan dua anaknya Ketty (11) serta Rafel (18). Keempatnya ditemukan tewas dengan luka tembakan. Empat selongsong peluru ditemukan termasuk revolver yang diduga digunakan sebagai senjata pembunuh.

Berikut adalah kronologis terungkapnya kasus pembunuhan satu keluarga di Palembang tersebut yang berhasil dihimpun reporter fokus-sumsel.com dari lokasi kejadian:

1.Pada pukul 06.00 WIB Dewi dan Sarah (tinggal serumah dengan para korban) bangun pagi dan hendak melaksanakan aktifitas di dalam rumah (pembersihan dan membuat sarapan), pada saat masuk ke dalam kamar Rafael Fransiskus, keduanya melihat Rafael dalam keadaan tertelungkup bersimbah darah dan terdapat luka di bagian kepala, melihat keadaan tersebut, Dewi dan Sarah terkejut dan berteriak minta tolong kepada tetangga.

2.Pukul 06.30 Wib para tetangga beserta Ketua RT 05 Purwadi datang ke lokasi dan menemukan korban Rafael Fransiskus di dalam kamar sudah tidak bernyawa lagi, selanjutnya Ketua RT 05 melaporkan kejadian tersebut kepada Babinsa (Serka Alimudin) dan Babinkamtibmas (Aipda Sudarman).

3.Pukul 07.30 Wib anggota Polsek Kalidoni dan Polda Sumsel datang ke lokasi dan melakukan olah TKP ditemukan tiga korban meninggal dunia masing-masing di dalam kamar :

– Kathlyn Fransiskus (perempuan), dalam keadaan terlentang dengan luka bekas tembakan di bagian kepala.

– Fransiskus Xaverius ONG (suami) dan Margaret Yentin Liana, SE (istri) dalam satu kamar dalam keadaan terlentang dan terdapat luka tembak di bagian kepala untuk istri dan bagian bawa dagu untuk suami serta terdapat senjata api jenis revolver masih digenggam.

4. Pukul 08.00 Wib keempat korban dibawa oleh mobil ambulan Polda Sumsel menuju RS Bhayangkara Palembang untuk dilakukan proses autopsi.

– Kasus ini sudah ditangani oleh Polsek Kalidoni dan Reskrim Polda Sumsel.