Jabat Kepala Manggala Agni Daops lll OKI Baru, Candra Irpansyah Siap Cegah Karhutla

0

KAYUAGUNG –Sebagai bentuk antisipasi pencegahan sekaligus wujud kesiapsiagaan dalam menanggulangi Kebakaran hutan dan lahan (Karhutlah) memasuki musim kemarau seperti dirasa sekarang ini berbagai upaya dilakukan oleh Brigade Manggala Agni Daops lll OKI, salah satunya patroli rutin di wilayah titik rawan dan sosialisasi kepada masyarakat setempat.

Kepala Manggala Agni Daops lll OKI, Candra Irfansyah S.Hut saat ditemui di ruangan kerjanya, Senin (1/7), mengatakan, untuk kesiapan dalam memasuki musim kemarau seperti sekarang ini, pihaknya fokus pada pencegahan seperti yang sudah dilaksanakan pada Mei lalu yakni patroli terpadu bersama TNI dan Polri pada 6 posko terpadu di setiap titik rawan.

Kemudian pihaknya juga langsung turun ke masyarakat untuk bersosialisasi terkait pencegahan Karhutlah yang setiap saat bisa terjadi. “Kedepan kegiatan serupa tetap kita laksanakan baik patroli terpadu dan patroli pencegahan setiap bulannya agar tidak terjadi yang tidak diinginkan,” terang Candra Irpansyah dalam kesiapannya bertugas sebagai Kepala Manggala Agni Daops lll OKI yang baru menggantikan Tri Prayogi.

Dikatakannya, seperti halnya di OKI ini yang memiliki lahan gambut yang cukup luas dan memiliki tingkat kerawanan yang begitu tinggi bahkan menjadi pusat perhatian dunia, maka kita melaksanakan tingkat pemantauan dan pengawasan lebih intensif, sembari kita menghimbau dan tekankan pada masyarakat jika kondisi gambut kering jangan sampai ada yang membakar lahan.

Eks Kepala Manggala Agni Daops Lahat ini kembali mengungkapkan, Dari sejak awal kita sudah laksanakan, baik sosialisasi dan koordinasi bersama OPD terkait juga para pemilik perusahaan – perusahaan setempat sudah sepakat terkait pencegahan karhutla, bahkan itu sudah dipayungi oleh Pemerintah Kabupaten OKI dalam hal ini Bupati OKI.

“Kita menghimbau agar semua pihak terutama masyarakat untuk sepakat pada kegiatan pencegahan juga pengawasan agar tidak terjadi karhutla di wilayah Kabupaten OKI ini, karena jika hal itu terjadi dampak dari asap karhutla bisa sampai keluar Provinsi bahkan luar Negeri, artinya dampak negatif tersebut bukan hanya dirasakan penduduk OKI saja,” tegasnya.

“Dalam Kepemimpinan di wilayah yang baru ini kita berharap bisa melanjutkan tugas dan program dari kepemimpinan yang lama agar lebih baik lagi,” katanya lagi. (feb/gan)