Jadi Kurir Sabu, Joko Susanto Dituntut 11 Tahun 6 Bulan Bui

0
Suasana sidang kasus narkoba di PN Kelas IA khusus Palrmbang. Foto: Nasuhi Sumanto

PALEMBANG – Terdakwa sindikat narkotika jenis sabu seberat 95 gram, yakni Joko Susanto menjalani sidang lanjutan dengan agenda pembacaan tuntutan yang digelar di Pengadilan Negeri (PN) klas 1 A khusus Palembang.

Dalam sidang itu, JPU dari Kejati Sumsel menuntut terdakwa dengan pidana penjara aelama 11 tahun 6 bulan, Kamis (27/10).

Dihadapan Majelis Hakim yang diketuai oleh H Sahlan Effendi SH MH, melalui sambungan Teleconference, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Murni SH, membacakan tuntuntannya, dimana terdakwa yang dihadirkan secara virtual.

Dalam amar tuntutanya, Jaksa menjelaskan bahwa perbuatan para terdakwa merupakan permufakatan jahat secara tanpa hak atau melawan hukum menawarkan untuk dijual, menjual, membeli, menerima, menjadi perantara dalam jual beli, serta menyerahkan narkotika golongan I dalam bentuk bukan tanaman yang beratnya melebihi 5 gram.

“Perbuatan para terdakwa sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam Pasal 114 ayat (2) UU RI No.35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Menuntut terdakwa yakni Joko Susanto dengan pidana penjara 11 tahun 6 bulan,” tegas JPU sambil membacakan tuntutan.

Setelah mendengarkan tuntutan yang dibacakan oleh JPU, Majelis Hakim memberikan kesempatan kepada para terdakwa melalui tim kuasa hukum untuk mengajukan nota pembelaan /pledoi pada sidang pekan depan.

Dalam dakwaan JPU kejadian bermula pada Selasa, 28 Juni 2022 anggota Res Narkoba Polda Sumsel mendapat informasi dari masyarakat bahwa dipinggir jalan depan PTPN Vll Desa Karang Agung Kecamatan Lubay Ulu Kabupaten Muara Enim sering terjadi transaksi narkotika jenis sabu.

Bahwa pada saat terdakwa menyerahkan narkotika jenis sabu kepada anggota Res Narkoba Polda Sumsel yang menyamar langsung melakukan penangkapan terhadap terdakwa.

Sedangkan dua rekan terdakwa, yakni Padamek dan Alam berhasil lolos dari sergapan aparat. (yns)