Jasad Martin Akhirnya Ditemukan

0
Tim BPBD OKU dibantu Basarnas saat mengevakuasi jenazah Martin.
Tim BPBD OKU dibantu Basarnas saat mengevakuasi jenazah Martin.

BATURAJA — Setelah berjuang selama dua hari, Tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) dibantu tim dari Basarnas, akhirnya berhasil menemukan jasad Martin (13), siswa kelas VI SD yang hanyut saat mandi bersama temannya di Sungai Ogan kawasan Kemalaraja.

“Ya, pagi tadi jam 07.30 Wib, kita berhasil menemukan jasad Martin. Posisinya ditemukan berjarak sekitar 6 kilometer dari lokasi kejadian. Persisnya di Sungai Ogan kawasan Lubuk Rambai,” ungkap Kasi Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD OKU, Meilan Purnama, Sabtu (9/3).

Saat ditemukan ungkap Meilan, posisi wajah korban dipenuhi darah. Kuat dugaan kepala atau bagian muka korban terbentur batu sehingga terluka.

“Kami mengucapkan terima kasih atas bantuan semua pihak. Kepada keluarga korban kami doakan agar bisa bersabar menghadapi ujian ini,” tegasnya.

Meilan mengaku, pihaknya sendiri sedikit mengalami kesulitan mencari korban, karena arus Sungai Ogan selama beberapa hari ini sangat deras.

Untung saja lanjut dia, pihaknya mendapat bala bantuan dari Basarnas, sehingga pencarian bisa diperluas hingga ke Lubuk Rambai.

“Pada hari pertama kita fokus melakukan pencarian di sekitar Jembatan Ogan I hingga III, tetapi baru pagi tadi membuahkan hasil,” tandasnya.

Sekedar mengingatkan, diduga tidak bisa berenang, Martin (13), siswa kelas VI SD di Baturaja, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), dinyatakan hilang karena tenggelam saat lagi asyik mandi di Sungai Ogan bersama sembilan temannya.

Musibah itu sendiri dialami warga Jalan Ulu Danau RT01/RW01, Kelurahan Sekarjaya, Kecamatan Baturaja Timur tersebut saat mandi bersama teman-temannya di Sungai Ogan yang ada di kawasan perkampungan Kemalaraja, Kamis (7/3) sekitar pukul 11.50 Wib. (ags)