Jasad Siswi SD Yang Tenggelam di Sungai Ogan Ditemukan

0

BATURAJA (fokus-sumsel.com) — Siswi SD Negeri 22 Kabupaten Ogan Komering Ulu yang merupakan atlet renang berprestasi, Sera Wulandari (12), warga Desa Tanjung Baru, Kecamatan Baturaja Timur, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), yang hilang tenggelam di Sungai Ogan pada Sabtu sore, akhirnya ditemukan pada Senin (03/12) pagi.

Sera Wulandari ditemukan dalam keadaan hampir mengapung tak jauh dari titik pertama kali hilang oleh tim BPBD OKU dan warga sekitar. “Pukul 06.30 Wib korban ditemukan sekitar 300 meter dari TKP awal korban hilang,” jelas Mailan, Kasi Pencegahan dan Kesiapsiagaan Bencana BPBD OKU.

Penemuan ini sendiri, kata Mailan, sudah diperkirakan oleh sebab itu sejak pagi pihaknya melakukan pencarian dengan menyusuri ke hilir sungai. “Kita pakai metode gelembung. Alhamdulillah dengan begitu mayat korban sedikit mengapung,” ucap Mailan.

Mailan mengungkapkan, saat ditemukan kondisi tubuh korban masih utuh tak ada tanda-tanda atau bekas luka di tubuh korban. “Luka tidak ada sama sekali. Hanya saja kulit korban mulai rapuh lantaran cukup lama terendam di air,” jelasnya.

Kuat dugaan korban saat mandi di sungai mengalami keram. Sebab menurut informasi yang diterima pihaknya jika korban sempat mandi hujan sebelum akhirnya melanjutkan mandi di Sungai Ogan.

Sementara, Eliyana keluarga korban mengaku, sebelum dinyatakan hilang tenggelam di Sungai Ogan, keponakannya itu sudah terlihat tanda-tanda tak lazim. Apalagi saat korban bercerita pada ibunya jika korban mimpi berenang di air yang keruh.

Hal itulah, kata Eliyana, membuat ibu kandungnya merasakan firasat buruk yang akan menimpa anak perempuanya itu. Hingga akhirnya korban tenggelam di Sungai Ogan.

“Sebelum hilang korban sudah tidak diizinkan untuk mandi di sungai. Tentu kami sangat terpukul,” kata Eliyana bibi korban dengan nada lirih.

Korban sendiri saat sebelum kejadian kata Eliyana sempat mandi hujan cukup lama, setelah itu pergi ke sungai bersama temannya untuk mandi. Korban sendiri diketahui dikebumikan di TPU desa setempat. (ags)