Jatuh Dari Ketek, Pelajar SD Hilang di Sungai Musi

0
Polisi saat periksa saksi mata di sekitar TKP.
Polisi saat periksa saksi mata di sekitar TKP.

PALEMBANG (fokus-sumsel.com) – Dengan deraiyan air mata dan terlihat cemas, Murni (43) warga Jalan DI Panjaitan Lorong Budiman Kelurahan Bagus Kuning Kecamatan Plaju, Palembang, mendatangi Polresta Palembang, Rabu (15/8), sekitar pukul 14.30 WIB.

Murni yang ditemani serang atau sopir ketek yakni Abdullah, mendatangi pengaduan Polresta Palembang untuk melaporkan anaknya, Danil (10) yang telah terjatuh ke Sungai Musi, saat berada di Dermaga 7 Ulu, Palembang, Rabu (15/8) sekitar pukul 11.00 WIB.

Berdasarkan Informasi yang dihimpun, peristiwa yang dialami korban Danil, bermula saat dirinya diajak temannya, yakni Aldo untuk menangih uang parkiran ketek di kawasan Dermaga 7 Ulu, lantaran disuruh ibu Aldo, Dewi. Saat itu Danil pun bersedia diajak Aldo ke tempat kejadian perkara (TKP).

Kemudian, setiba di lokasi mereka pun menangih uang ketek yang ditemani temannya lagi yakni Lufi. Disana ketiga pun berjalan diantara ketek-ketek yang bersandar di Dermaga 7 Ulu.

Naas, saat hendak pulang usai menagih uang, korban pun melintas di ketek-ketek yang bersandar, sehingga korban (Danil_Red) terpeleset dan terjatuh ke Sungai Musi.

“Kejadian cepat sekali pak, tadi saya ada di lokasi kejadian, mereka ini sebelum menagih uang ketek disuruh ibu Aldo. Kemudian, mereka juga sempat ingin menumpangi ketek mau ke Pasar 16. Nah karena tak jadi dan hendak pulang, saat melintas di ketek-ketek yang bersandar, Danil pun terjatuh dan tidak tertolong lagi alias menghilang,” ungkap Abdulah saksi mata di TKP.

Lanjutnya, korban pun terjatuh dan tidak tertolong lagi serta sempat juga ada warga tadi ingin menolongnya, namun tangan korban tidak tergapai lagi.

Sedangkan, Murni mengatakan sebelum kejadian ini, Danil pamit meninggalkan rumah hendak ke kawasan 7 Ulu. “Sempat pamit pak, saya tanya mau kemana, anak saya jawab mau ke 7 Ulu diajak temannya. Lalu sudah saya larang, Danil pun meminta uang Rp2 ribu. Tak tahunya dia masih saja pergi kesana. Saya mendapatkan kabar ini dari Abdulah dan langsung kesini,” sesalnya sembari menangis.

Sementara itu, KA SPKT Polresta Palembang, Ipda Haidir yang mengetahui adanya kejadian ini langsung berkoordinasi dengan pihak Indent Inafis, Pol Air dan Basarnas untuk mendatangi TKP.

“Kita sudah berkoordinasi dengan indent Inafis, Pol Air dan Basarnas, petugas telah mendatangi TKP. Hingga kini sudah hampir empat jam pencarian korban belum kita temukan,” ungkap Haidir. (pan/PN)