Juragan Emas Dirampok, Kerugian Ditaksir Rp319 Juta

0

KAYUAGUNG (fokus-sumsel.com) — Seorang juragan emas asal Dusun III Desa Sungai Jeruju Kecamatan Cengal Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) dihadang dan dirampok oleh tiga orang yang belum diketahui identitasnya saat perjalanan pulang dari jualan emas di Pasar Sekuin Desa Gajah Mati Kecamatan Sungai Menang OKI, Minggu (28/4) sekitar pukul 14.30 WIB.

Akibatnya, juragan emas yang diketahui bernama Sukang (40) itu harus merelakan dua buah tas berisi tas kecil berisikan emas dengan kadar 92 persen sebanyak 40 suku, emas dengan kadar 70 persen sebanyak 60 suku, uang tunas sebanyak Rp25 juta, tas ransel berisikan nota jual beli emas, timbangan emas, kalkulator, dompet emas, tang kecil, besi pengukur cincin, batu asahan emas dan dompet berisikan uang receh dengan nilai kerugian mencapai Rp319 juta dibawa kabur pelaku yang saat ini masih dalam buruan petugas.

Informasi yang berhasil dihimpun menyebutkan, kasus perampokan tersebut berawal dari korban yang baru selesai berjualan emas di Pasar Sequin Desa Gajah Mati Kecamatan Sungai menang, Minggu (28/4) sekitar pukul 13.30 WIB.

Kemudian korban bersama dengan saksi Meksi (17) hendak pulang ke Desa Sungai Jeruju dengan mengendarai sepeda motor KLX dengan posisi korban dibonceng oleh saksi dan tas kecil disimpan korban di dalam jaketnya serta tas ransel di belakang korban.

Pada saat sedang melintas di perkebunan sawit Limau Kasturi PT Sampoerna Agro sekitar pukul 14.30 WIB korban dihadang oleh tiga orang yang menggunakan penutup wajah yang masing-masing memegang kayu dan parang.

Saat itu pelaku langsung memukul tangan kiri saksi atau orang yang membonceng korban yang mengakibatkan sepeda motor mereka hilang kendali lalu datang lagi satu orang pelaku lainnya hendak memukul kepala korban akan tetapi ditangkis korban pakai tangan kiri, kemudian pelaku kembali memukul korban dibagian tangan hingga korban terjatuh dari motor.

Saksi yang masih dibawah umur tersebut panik dan ketakutan langsung pergi meninggalkan korban di tkp sambil mengendarai sepeda motor dengan maksud mencari bantuan.

Sementara itu korban Sukang yang terjatuh didekati oleh tiga orang pelaku, lalu korban memohon agar tidak dibunuh dan menyerahkan harta miliknya.

Setelah semua barang diambil pelaku berupa dua buah tas berisi emas, pelaku langsung lari kearah kebun sawit dan korban juga langsung lari kearah yang berbeda.

Tidak lama kemudian saksi Meksi yang tadinya pergi datang kembali bersama dua orang warga lalu kemudian korban dan saksi langsung pulang kerumahnya di Desa Sungai jeruju dan langsung menceritakan kejadian tersebut dan warga Sungai Jeruju langsung mendatangi tkp, mereka hanya menemukan kayu yang digunakan pelaku untuk memukul korban dan saksi.

Kemudian korban melaporkan kejadian tersebut ke personil Polsek Cengal melalui via telepon dan Personil Polsek Cengal langsung berangkat TKP.

Kapolres OKI, AKBP Donni Eka Syaputra didampingi Paur Humas, Ipda M Nizar membenarkan adanya kejadian tersebut dan saat ini kasus tersebut masih dalam penyelidikan guna mengungkap para pelakunya. (feb)