Kabupaten Pertama di Sumsel Terapkan 0 Rupiah

0

BATURAJA (fokus-sumsel.com) — Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) merupakan daerah pertama yang menerapkan sistem non tunai 0 rupiah. Hal itu sendiri mendapatkan apresiasi dari pihak BPKRI.

“Ya, di Sumsel baru OKU yang menerapkan sistem 0 rupiah,” ungkap Kabag Humas dan Protokol Pemkab OKU, Riduan SAg, saat dikonfirmasi, Jumat (18/1).

Sementara untuk Laporan Keuangan Perangkat Daerah (LKPD) lanjut Riduan, pada 2018 ini OKU menjadi kabupaten tercepat kedua melaporkan LKPD ke BPK RI setelah Musi Banyuasin (Muba).

Terpisah, Kepala BPKAD OKU, M Hanafi menjelaskan, kebijakan menerapkan sistem transaksi e-banking 0 rupiah yang dilakukan OKU ternyata mendapat apresiasi yang tinggi dari BPK RI.

“Tahun lalu sebenarnya kita sudah menerapkan transaksi e-banking, namun transaksi dibawah satu juta masih bisa dilakukan dengan tunai atau cash. Nah tahun ini transaksi e-banking dilakukan mulai dari 0 rupiah,” tegasnya.

Dengan demikian kata Hanafi, pada 2019 ini seluruh bendahara di SKPD yang ada di OKU tidak boleh lagi memegang uang tunai. “Kondisi cash setiap SKPD harus 0 rupiah,” katanya.

Mengingat terobosan yang dilakukan Bupati OKU, H Kuryana Azis tersebut, Hanafi mengaku, pihaknya optimis pada Maret 2019 nanti daerah berjuluk Bumi Sebimbing Sekundang itu akan meraih penghargaan lagi dari BPK RI. “Jadwalnya Maret 2019 nanti. Doakan saja semuanya berjalan dengan lancar,” tandasnya. (ags)