KAI Berikan Bantuan Selimut dan Sembako Untuk Korban Banjir di OKU

0
Pihak PT KAI Devisi Regional IV Tanjungkarang saat memberikan bantuan selimut dan sembako.

BATURAJA- PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional IV Tanjungkarang menyalurkan bantuan sosial berupa sembako dan selimut untuk korban banjir di Baturaja, Ogan Komering Ulu (OKU) yang terjadi pada Selasa (7/5).

“Nilai bantuan yang kami berikan senilai sebesar Rp52.500.000,” kata Manager Humas KAI Divre IV Tanjungkarang, Azhar Zaki Assjari, Jumat, 10 Mei 2024.

Dia mengatakan, bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Ketua Tim Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL) KAI Divre IV Tanjungkarang,  Nurhadi kepada Penjabat Bupati OKU Teddy Meilwansyah.

“Bantuan ini kami serahkan kepada Pemkab OKU untuk dibagikan kepada masyarakat yang terdampak bencana alam di wilayahnya,” katanya.

Adapun bantuan yang diberikan berupa sembako meliputi beras, mie instan, minyak goreng, gula pasir dan sejumlah barang kebutuhan pokok lainnya.

Selain itu, pihaknya juga memberikan selimut dan detergen untuk para korban banjir sebagi pendukung kebutuhan primer saat mereka berada di pengungsian.

“Untuk selimut ada sebanyak 110 lembar guna memenuhi kebutuhan primer bagi para korban selama berada di pengungsian,” jelasnya.

Ia berharap bantuan tersebut dapat memberikan manfaat dan meringankan kebutuhan bagi masyarakat yang terdampak banjir di Kabupaten OKU.

“Bantuan ini merupakan salah satu wujud kepedulian dan tanggungjawab sosial KAI kepada masyarakat khususnya di wilayah Divisi Regional IV Tanjungkarang yang diamanatkan oleh Kementerian BUMN,” ujarnya.

Sementara, Penjabat Bupati OKU Teddy Meilwansyah mengapresiasi kepada pihak BUMN dan BUMD yang telah peduli terhadap korban banjir di wilayahnya.

“Sudah ada beberapa BUMN dan BUMD yang menyalurkan bantuan untuk ribuan korban banjir di OKU. Mudah-mudahan apa yang dilakukan PT KAI ini dapat mendorong pihak-pihak lainnya untuk melakukan hal yang sama dalam membantu meringankan beban masyarakat yang terdampak bencana alam,” ujar dia. (kie)